NASA Berhasil Luncurkan Misi Jelajah Objek Terjauh

Foto EarthSky
Foto EarthSky

Washington,Sayangi.com- Pesawat angkasa luar nirawak milik NASA (National Aeronautics and Space Administration) diluncurkan pada Tahu­n Baru 2019. Pesawat tanpa awak tersebut untuk menjelajah objek angka­sa luar bernama Ultima Thule. Objek ini merupakan peninggalan dari awal sistem tata surya.

Dilaporkan Dengan target berjarak 4 miliar mil (6,4 miliar kilometer), New Horizons siap diluncurkan pada pukul 12.33 pagi pada 1 Januari. Pesawat tanpa awak ini diluncurkan pada jarak 2.200 mil dari Ultima Thule.Jarak itu tiga kali lebih dekat daripada saat New Horizons melakukan misi ke Pluto pada 2015.

Timbul pertanyaan kenapa objek angkasa luar itu yang diberi nama pulau mistis dalam literatur abad pertengah­an?. Dan ada background lagu nasional sendiri yang dimainkan gitaris Queen, Brian May?

Hal Weaver, ilmuwan dari John Hopkins Applied Physics Laboratory yang terlibat dalam proyek tersebut. Weaver menguraikan “Ini objek angkasa luar paling primitif yang pernah ditemui pesawat angkasa luar.

Ukurannya relatif kecil. Bahkan, para ilmuwan tidak yakin berapa ukuran pastinya. Namun, mereka yakin ukurannya sekitar 100 kali lebih kecil daripada Pluto, yang berdiameter hampir 1.500 mil (2.414 kilometer).

Ultima Thule yang ditemukan saat peneropongan dengan Teleskop Hubble pada 2014 berada di Sabuk Kuiper. Ultima Thule pertama kali ditemukan Teleskop Angkasa Luar Hubble pada 2014. Para ilmuwan menduga pada 2017 bentuk Ultima Thule tidak bulat, mungkin memanjang.Wilayah ini diperkirakan terbentuk dari hari-hari awal pembentukan planet-planet.

Meski tidak ada siaran langsung citra Ultima Thule pada jarak ini, NASA berencana menyiarkan secara daring selama misi berlangsung. Sabuk Kuiper bermula sekitar 3 miliar mil (4,8 miliar km) di luar Matahari, melewati orbit Neptunus, planet terjauh dari Matahari.

“Sabuk Kuiper penuh dengan miliaran komet, jutaan objek seperti Ultima yang disebut planetesimal, yang membangun formasi planet dan kumpulan kecil sejumlah pla­net kerdil seukuran benua, seperti Pluto,” kata Alan Stern, penyelidik utama pada New Horizons.

Dilaporkan sebelumnya pesawat ruang angkasa NASA lainnya, OSIRIS-Rex, juga mencatat rekor baru pada Senin (31/12). Pesawat OSIRIS-Rex memasuki orbit di sekitar asteroid Bennu, objek kosmik terkecil berdiameter 1.600 kaki (500 meter) pernah dilingkari pesawat ruang angkasa.

sumber: AFP