Aksi Tentang Aksi Perempuan Masuki Kuil Masih Berlangsung di India

Foto India Times
Foto India Times

Kerala,Sayangi.com– Warga Hindu melantunkan lagu-lagu renungan dalam aksi protes menentang laporan dua wanita usia subur memasuki kuil Sabarimala, salah satu tempat ziarah Hindu terbesar di dunia, di Thiruvananthapuram, Kerala, India, Rabu, 2 Januari 2019.

Para demontran melantunkan lagu-lagu renungan dalam aksi protes menentang laporan dua wanita usia subur memasuki kuil Sabarimala, salah satu tempat ziarah Hindu terbesar di dunia, di Thiruvananthapuram, Kerala, India, Rabu, 2 Januari 2019.

Pada hari kedua Kamis (3/1), Kelompok-kelompok Hindu konservatif di India,juga menggelar protes hari kedua di negara bagian Keral. Kelompok konservatif, menentang aksi dua perempuan yang memasuki sebuah kuil Hindu. Aksi kedua perempuan itu mengabaikan larangan yang sudah berlaku selama berabad-abad yang tidak memperkenankan perempuan yang sedang dalam usia subur memasuki tempat-tempat suci umat Hindu.

Ratusan anggota Partai Nasionalis Hindu, partainya PM Narendra Modi, turun ke jalan-jalan, di ibukota, Thiruvananthapuram. Ratusan orang tersebut memenuhi panggilan kelompok-kelompok Hindu untuk melakukan aksi mogok nasional.

Dikutip dari NDN TV Jumat (4/1/2019), Warga memblokir jalanan dan meneriakkan yel-yel dalam aksi unjuk rasa di sekitar Kuil Sabarimala, salah satu tempat kuil Hindu terbesar di Thiruvananthapuram, Kerala, India, 2 Januari 2019.

Aksi protes mulai terjadi Rabu (2/1), setelah dua perempuan, berusia 40-an, memasuki kuil Sabarimala, dengan dikawal polisi. Para penganut Hindu marah atas keputusan Mahkamah Agung India September lalu yang mencabut larangan perempuan berusia antara 10 dan 50 tahun memasuki Sabarimala.

Ajaran Hindu menganggap perempuan pada usia yang memungkinkan mereka hamil tidak bersih, dan tidak mengizinkan mereka terlibat dalam ritual-ritual keagamaan. Beberapa perempuan yang sebelumnya berusaha memasuki kuil itu dihalang-halangi para penganut setia ajaran Hindu. Mahkamah Agung India akan memnberikan keputusannya itu bulan ini,atas gugatan tahun ini.