Minggu Pertama 2019, Kasus Narkoba di Indonesia Naik Lebih dari 20 Persen

Brigjen Pol Eko Daniyanto

Jakarta, Sayangi.com – Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan, kasus kejahatan narkotika pada minggu pertama Januari 2019 naik 22,14 persen. Pada minggu terakhir Desember 2018, tercatat 384 kasus, sementara pada minggu pertama Januari 2019 naik menjadi 469  kasus.

“Namun untuk barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan mengalami penurunan 28,69 persen. Pada akhir tahun kemarin kita amankan 104.184,85 kilogram sabu, saat ini menjadi 74.290,98 kilogram,” ujar Eko dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (5/1).

Sementara, sambung Eko, narkoba jenis ganja juga mengalami penurunan dari 1.003.625,64 gram menjadi 318.103,61 gram atau turun 67,30 persen. Untuk narkotika jenis ekstasi juga mengalami penurunan 96,97 persen.

“Dari sebelumnya kita berhasil mengamankan 78.519,34 butir, saat ini menjadi 2.377 butir,” tuturnya.

Untuk barang bukti tembakau Gorilla dan Ketamine, lanjut Eko, mengalami peningkatan 100 persen. Minggu pertama 2019 ini, polisi berhasil menyita 15,5 gram tembakau Gorilla, sementara sebesar 2.033 gram Ketamine juga berhasil diamankan.

“Jumlah tersangka kasus narkoba mengalami kenaikan dari 481 orang menjadi 622 tersangka. Untuk jumlah tersangka naik menjadi 29,31 persen,” paparnya.

Lebih jauh Eko menuturkan, wilayah dengan kerawanan narkoba cukup tinggi pada awal tahun ditempati oleh Polda Jawa Barat, diikuti Polda Sumatera Utara, dan Polda Sumatera Selatan.