11 Pengedar Narkoba Diringkus, 6,5 Kg Sabu Disimpan di Bungkus Abon Lele

Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro mengungkap kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi dengan modus dimasukkan dalam kemasan abon lele dan teri Medan. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro kembali mengungkap kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi. Modusnya narkotika itu dimasukkan dalam kemasan abon lele dan teri medan.

Dalam kasus ini, polisi berhasil menangkap 11 pelaku diamankan berinisial HAR, FIR, AH, GZ, NR, AR, AW, ZN, TON, FM, dan YAH. Mereka diketahui merupakan sindikat  jaringan Banjarmasin-Jakarta.

“Jadi ada 11 tersangka yang kita amankan jaringan Banjarmasin-Jakarta modus menggunakan abon lele dan teri kering Medan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/1).

Awalnya, kata Argo, pengungkapan jaringan ini berawal dari penangkapan FIR di Bogor. Dari tangan FIR, polisi berhasil menyita 1,2 Kg sabu.

“FIR kita temukan 1,2 Kg sabu, dia kita tangkap di rumahnya. Sabu tersebut disimpannya di lemari,” jelasnya.

Dari informasi FIR, polisi kembali mengembangkan kasus ini. Hasilnya, lima orang kembali berhasil diamankan di sebuah apartemen di Pramuka, Jakarta Pusat.

Tak sampai disitu, dari kesaksian lima tersangka tersebut, diketahui barang haram tersebut dipasarkan oleh rekannya yang ada di salah satu hotel di Mangga Besar, Jakarta Pusat.

“Kita mendapatkan lagi tersangka di daerah Mangga Besar, di hotel ada empat tersangka. Orang- orang ini nantinya dia kan bawa barang barang ini dan akan menjualnya,” jelasnya.

Dari tangan para tersangka turut disita barang bukti berupa 6,5 Kg sabu, 57.578 butir ecstasy dan 15,19 gram ganja.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.