Polri Antisipasi Kemungkinan Gangguan Keamanan Saat Hari Pembebasan Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Jakarta, Sayangi.com – Hari Kamis lusa, (24/1) mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan menghirup lagi udara kebebasan. Pria yang karib disapa Ahok ini ditahan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, setelah didakwa telah melakukan penghinaan agama.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tidak ada pengamanan khusus saat hari pembebasan Ahok. Namun pihak Polres Depok dan Brimob tetap melakukan antisipasi bila terjadi ancaman.

“Untuk Polres Depok, Korps Brimob telah mengambil langkah-langkah untuk setiap antisipasi potensi ancaman yang mungkin bisa terjadi,” ujar Dedi di Mabes Polri, Selasa (22/1).

Sampai saat ini, kata Dedi, pihaknya belum mendapat informasi terkait adanya mobilisasi massa saat pembebasan Ahok. Meskipun demikian, Polri akan tetap mengantisipasi segala kemungkinan.

“Secara langsung belum ada (info pengerahan massa untuk menyambut Ahok). Tapi pihak Brimob di Kelapa Dua atau Polres Depok sudah antisipasi langkah tersebut,” terangnya.

Sebelumnya, Ahok juga mengimbau kepada para simpatisan dan pendukungnya untuk tidak menyambut hari bebas dirinya secara berlebihan. Melalui surat yang ditulis Ahok dan diunggah di akun instagramnya @basukibtp, Ahok meminta masyarakat tetap menjaga ketertiban.

“Demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama dan untuk menolong saya, sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap,” tulis Ahok melalui sebuah surat yang diunggah ke akun Instagram @basukibtp, Kamis (17/1).