Buntut Laporan Oso, Polisi Kembali Panggil Dua Komisioner KPU

Oesman Sapta Odang (OSO). (Foto: dok sayangi.com)

Jakarta, Sayangi.com – Polisi akan memanggil lagi komisioner KPU, terkait laporan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO). Seperti diketahui, Oso melapor ke polisi lantaran KPU dinilai tidak menjalankan keputusan Bawaslu, yang meloloskannya dalam daftar calon tetap (DCT) pada Pileg DPD 2019.

Dalam pemanggilan kali ini, polisi mengagendakan pemanggilan terhadap dua komisioner KPU, yakni Wahyu Setiawan, dan Ilham Saputra. Agenda pemanggilan direncanakan hari ini, Rabu 30 Januari 2019 siang atau besok, Kamis 31 Januari 2019.

“Iya benar, ada agenda tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (30/1).

Pemanggilan dua komisioner KPU ini, lanjut Argo, hanya sebatas klarifikasi atas laporan yang dibuat Oso. Sebelumnya, polisi telah meminta keterangan terhadap Ketua KPU, Arief Budiman dan satu komisionernya, Pramono Ubaid Tantohwi pada Selasa (29/1) kemarin.

“Masih agenda klarifikasi (dari laporan Oso,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, kalau dirinya akan memenuhi pemanggilan hari ini. Dia memastikan diri hadir dengan komisioner lainnya, Wahyu Setiawan yang juga akan dipanggil.

“Saya sih mau hadir, cuma kita masih rapat. Mungkin nanti agak terlambat mungkin,” ujar Ilham.

Seperti diketahui, Oso melaporkan KPU lantaran namanya belum juga dimasukkan ke daftar calon tetap anggota Dewan Perwakilan Daerah, meski telah memenangi gugatan. Laporan ketua umum Hanura ini dibuat Senin (21/1).

Laporan tersebut diterima danĀ  teregistrasi dengan nomor TBL/334/I/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 21 Januari 2019. Dalam laporan itu, Ketua KPU Arief Budiman dan seluruh Komisioner KPU lainnya menjadi pihak terlapor.

Pihak Oso menilai Ketua KPU beserta komisionernya melanggar Pasal 421 KUHP Juncto Pasal 216 ayat 1 KUHP, mengenai tidak dilaksanakannya perintah undang-undang dan atau tidak melaksanakan putusan PTUN dan Bawaslu.