44 Tentara India Korban Serangan Bom Mobil di Kashmir

Bis Tentara India di bom di Khasmir. Foto BBC
Bis Tentara India di bom di Khasmir. Foto BBC

New Delhi,Sayangi.com- Korban tewas serangan bom bunuh diri di Pulmawama, Kashmir, India, bertambah jadi 44 orang. Serangan tersebut dilakukan dengan cara menabrakkan mobil yang dikemudikan pelaku hingga menghantam bus yang tengah membawa personel polisi India, pada Kamis (14/2).

Perwira senior polisi India Muneer Ahmed Khan mengatakan serangan itu terjadi ketika konvoi itu mencapai wilayah Pampore, Kawasan ini terletak  di pinggiran kota utama Srinagar di wilayah yang disengketakan India dan Pakistan.

Ahmed Khan mengatakan satu bus hancur dan sedikitnya lima kendaraan lainnya rusak akibat ledakan tersebut. Otoritas  Pakistan menyalahkan pemberontak yang berperang melawan pemerintah India atas serangan itu. PM Pakistan Khan mengatakan bala bantuan keamanan dikerahkan di daerah itu dan yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit

Atas peristiwa itu, Kelompok militan Islam yang berbasis di Pakistan Jaish-e-Mohammad (JeM) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Menanggapi adanya pengakuan itu, Pemerintah India menuntut agar Pakistan mengambil tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok militan yang beroperasi dari wilayahnya.

Kashmir merupakan wilayah sengketa India dengan Pakistan. India dan Pakistan sendiri saling mengklaim berkuasa terhadap wilayah yang mayoritas penduduknya muslim itu.

New Delhi menuduh Pakistan memberikan dukungan materi kepada milisi sehingga insiden tersebut terjadi. Sebaliknya , Islamabad mengatakan, negaranya hanya menawarkan dukungan moral dan diplomatik bagi muslim Kashmir dalam perjuangan menentukan nasib sendiri.

Terkait peristiwa berdarah tersebut , Perdana Menteri India Narendra Modi dalam twittenya mengutuk keras adanya serangan ini “Aku sangat mengutuk serangan pengecut ini. Pengorbanan personel keamanan kami yang berani tidak akan sia-sia,” ucap PM Modi lewat akun twitternya.

sumber: Asociated Press