Parlemen Rusia Ketuk RUU Batasi Kritik Online Untuk Kremlin

Rusia loloskan RUU jerat pelaku pengkritik Kremlin secara online.Foto RFE
Rusia loloskan RUU jerat pelaku pengkritik Kremlin secara online.Foto RFE

Moskow,Sayangi.com- Majelis rendah Rusia yang dikendalikan oleh Kremlin, telah meloloskan dua RUU yang membatasi kritik online terhadap pemerintah Rusia. Undang -undang tersebut  memberi otorisasi bagi hukuman penjara atau denda terhadap pihak yang menerbitkan informasi yang salah tentang pemerintah.

RUU tersebut diketuk setuju  pada Kamis (7/3) dan diduga juga akan diloloskan oleh Majelis Tinggi. Setelah itu RUU tersebut dikirim kepada Presiden Vladimir Putin serta disahkan sebagai hukum KePres.

Bunyi Hukum tersebut adalah, orang yang terbukti bersalah menerbitkan materi tidak sopan yang menunjukkan sikap tidak hormat terhadap masyarakat, negara dan lambang negara Federasi Rusia akan dikenakan hukuman. Pelaku ulang bisa dihukum sampai 15 hari penjara.

Para penentang legislasi menilai lolosnya RUU tersebut  sebagai bagian dari upaya Kremlin untuk memberangus kritik dan memperketat kendali. Para penentang menyebutkan Majelis rendah Rusia yang dikendalikan oleh Kremlin, telah meloloskan dua RUU. Kedua RUU akan membatasi kritik online terhadap pemerintah Rusia dan memberi otorisasi bagi hukuman penjara atau denda terhadap pihak yang menerbitkan informasi yang salah tentang pemerintah.

sumber: AP