Polisi Temukan 24 Ribu Butir Ekstasi dan 9,5 Kg Sabu Dari Lokasi Penangkapan Zul “Zivilia”

Irjen Pol Gatot Eddy Pramono di sela-sela acara Diskusi PGK beberapa waktu lalu. (Foto: Sayangi.com/Tri Setya)

Jakarta, Sayangi.com – Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap vokalis grup band Zivilia, Zul, karena kasus penyalahgunaan sabu. Zul ditangkap di apartemen Gading River View City Home, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Jumat (1/3).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, Zul bukan hanya pengguna barang haram tersebut, melainkan juga pengedar. Pelantun lagu Aishiteru ini ditangkap bersama tiga orang lain, berinisial MH (26), HR (28), dan seorang perempuan berinisial
D (26).

“Dari tempat tersangka Zul diamankan barang bukti berupa 24 ribu ekstasi dan 9,5 Kg sabu. Zul bukan level pengecer, dia pengedar, level bandarlah,” ujar Gatot di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/3).

Dari pengakuan Zul, kata Gatot, ia belum lama menggeluti bisnis haram ini. Kepada polisi Zul mengaku baru dua kali mengedarkan sabu dan ekstasi.

“Pengakuannya baru 2 kali (Zul mengedarkan narkoba), tahun 2018 dan 2019. Tapi ini masih kita kembangkan,” jelasnya.

Bukan hanya mengedarkan, sambung Gatot, Zul juga kerap mengemas narkoba ke paket siap edar. Selain itu, Zul juga kerap menimbang narkoba yang akan diedarkan.

“Jadi dia (Zul) itu membungkus, dia juga mengepak (mengemas) untuk diedarkan,” tegasnya.

Saat ditanya apakah Zul juga merupakan pengedar narkoba ke kalangan artis, Gatot mengaku belum ada indikasi ke arah sana. Namun ia mengaku masih akan mengembangkan kasus ini.

“Sejauh ini kasus masih kita kembangkan,” bebernya.

Karena perbuatannya, Zul dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan pidana maksimal hukuman mati dan denda paling banyak Rp 10 miliar.