Kasus Narkoba Zul “Zivilia”, Polisi: Kita Kejar Bandar Besar yang Dijuluki Casanova

Zul "Zivilia" di Mapolda Metro Jaya. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas bandar besar jaringan narkoba yang melibatkan Zul “Zivilia”. Bandar besar tersebut dijuluki sebagai Casanova.

Casanova tentu bukan nama sebenarnya dari bandar yang memasok narkoba ke Zul dan rekan-rekannya. Sehingga dapat disimpulkan, Casanova merupakan bandar dan koordinator dari empat kelompok pengedar.

“Kami sudah ketahui identitas sosok bandar besar dalam jaringan itu, dia dekenal dengan sebutan Casanova tapi bukan masa asli tapi hanya nama sebutan,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/3).

Terkait keberadaan Casanova, Argo masih enggan merincinya. Pasalnya, pihak Ditresnarkoba Polda Metro Jaya masih memburunya.

“Masih diburu keberadaanya, intinya masih berada di Indonesia,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap vokalis grup band Zivilia, Zul, karena kasus penyalahgunaan sabu. Zul ditangkap di apartemen Gading River View City Home, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Jumat (1/3).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, Zul bukan hanya pengguna barang haram tersebut, melainkan juga pengedar. Pelantun lagu Aishiteru ini ditangkap bersama tiga orang lain, berinisial MH (26), HR (28), dan seorang perempuan berinisial
D (26).

“Dari tempat tersangka Zul diamankan barang bukti berupa 24 ribu ekstasi dan 9,5 Kg sabu. Zul bukan level pengecer, dia pengedar, level bandarlah,” ujar Gatot di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/3).

Karena perbuatannya, Zul terancam dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan pidana maksimal hukuman mati dan denda paling banyak Rp 10 miliar.