Ethiopian Airlines Kecelakaan, Harga Saham Boeing Nyungsep 11%

Perdagangan Saham Boeing 1. Foto 123RF
Perdagangan Saham Boeing 1. Foto 123RF

New York,Sayangi.com- Setelah negara China, Indonesia dan Ethiopia memerintahkan maskapai untuk menyetop operasi pesawat Boeing 737 MAX 8 hari Senin (11/3) harga saham Boeing Co turun 11%, pada awal perdagangan.

Penyetopan operasi pesawat Boeing itu menyusul kecelakaan mematikan kedua yang melibatkan jet. Jatuhnya pesawat Boeing yang sejenis itu dicapai dalam rentang lima bulan.

Penurunan saham ini bertahan selama jam perdagangan normal, akan menjadikan penurunan terbesar dalam hampir dua dekade. Imbas penurunan inipun telah menjegal lonjakan tiga kali lipat hanya dalam tiga tahun ke rekor tertinggi US$ 446 pada pekan lalu.

Boeing 737 MAX 8 yang jatuh di Nairobi dioperasikan oleh Ethiopian Airlines. Dilaporkan pesawat jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa pada hari Minggu (10/3/2019), menewaskan 157 penumpang.

Pesawat dengan model yang sama juga diterbangkan oleh Lion Air, jatuh di lepas pantai Indonesia pada bulan Oktober. Jatuhnya pesawat tersebut telah menelan semua penumpamg dan krew yang berjumlah 189 orang.

Dikutip dari Reuters Selasa (12/3) Boeing mengatakan bahwa investigasi terhadap kecelakaan Ethiopian Airlines sedang dalam tahap awal. Pabrikan Boeing tidak perlu mengeluarkan panduan baru untuk operator 737 MAX 8.