Dua Terduga Teroris di Lampung dan Kalbar Terindikasi Bagian Dari JAD

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polda Lampung dan Polda Kalimantan Barat dibantu Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris dalam waktu yang hampir bersamaan. R ditangkap pada Sabtu (9/3) di Lampung, dan P ditangkap di Kalbar pada hari Minggu (10/3).

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, keduanya merupakan lone wolf dan tidak saling berhubungan. Keduanya juga dipastikan terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Masih dikembangkan, karena meskipun mereka lone wolf, tetapi pihak Densus mulai menemukan jejak komunikasi dengan beberapa orang. Ini akan dikembangkan,” ujar Dedi di Mabes Polri, Selasa (12/3).

Saat ini, kata Dedi, polisi masih mencari tahu di mana rencana mereka akan melakukan aksi teror. Pihak Densus juga terus memantau perkembangan sel tidur teroris yang ada di beberapa daerah.

“Kita update lagi jika ada tambahan info, yang jelas Densus akan berupaya memitigasi dan mengantisipasi potensi aksi beberapa kelompok,” terangnya.

Seperti diketahui, terduga R berencana melakukan aksi terorisme di Polda Lampung dan Mabes Polri. Bahkan rencananya tersebut sempat diutarakannya ke orangtua.

Hampir sama, P juga menjadikan polisi sebagai target utama untuk aksi teror yang direncanakannya. Barang bukti yang didapat dari P lazim digunakan oleh kelompok JAD, seperti potongan paku, baut, potasium dan kaleng yang akan dibuat bom rakitan.