Polri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa Kepada Anggota Brimob yang Gugur di Papua

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polri memberi kenaikan pangkat kepada Aldy, anggota Brimob yang gugur saat kontak senjata dengan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. Aldy yang meninggal dengan pangkat Bhayangkara Dua (Bharada) dinaikkan satu tingkat menjadi Bhayangkara Satu (Bharatu).

“Untuk anggota yang gugur atas nama Bharada Aldy sudah mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat lebih tinggi,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya, Kamis (21/3).

Aldy merupakan putra asli Kalimantan Utara yang tengah bertugas di Papua. Ia belum lama bertugas, tercatat Aldy baru lulus dari Pendidikan Tamtama pada 2018.

“Laporan dari Sprint (surat perintah tugas), dari bulan Februari korban bertugas. Baru beberapa bulan yang lalu untuk korban melaksanakan tugas di wilayah Nduga,” jelas Dedi.

Dedi juga menerangkan, Aldy berperan sebagai tulang punggung keluarganya. Dia membantu orang tuanya yang berprofesi sebagai buruh di Kalimantan Utara.

Sebelumnya, tiga orang anggota Polri kembali menjadi korban saat kontak senjata kelompok kriminal bersenjata (KKB), di Kabupaten Nduga, Papua. Bharada Aldy gugur dalam kontak senjata tersebut, sementara Ipda Arif Rahman dan Bharada Ravi Fitrah mengalami luka-luka.

Jenazah Bharada Aldy dievakuasi ke Timika bersama dua korban terluka yakni Ipda Arif Rahman dan Bharada Ravi Fitrah Kurniawan menggunakan helikopter milik Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal mengucapkan turut berbelasungkawa dengan gugurnya Bharada Aldy. Jenazah Aldy rencananya akan diterbangkan ke Nunukan, Kalimantan Utara.

“Sementara untuk anggota yang luka telah mendapat perawatan di RSUD Mimika. Tentunya ada pelayanan pelayanan maksimal kepada korban,” ujar Iqbal di Kantor Menkopolhukam, Jakarta, Rabu (20/3).