Digunjang Gempa Taiwan Hentikan Sementara Operasional MRT

Ilustrasi

Taipei,Sayangi.com- Biro Cuaca Pusat Taiwan mengumumkan gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) melanda kota pantai Hualien Taiwan pada Kamis 18 April. Gempa tidak saja mengguncang bangunan,  gempa tersebut juga menghentikan sementara layanan kereta bawah tanah di Ibu Kota Taipei.

Gempa itu bisa dirasakan selama 33 detik, yang dianggap cukup lama. Itu bisa dirasakan di seluruh Taiwan dan ini adalah gempa pertama di atas kekuatan 6,0 tahun ini,” kata Chen Kuo-chang, direktur pusat seismologi biro.

Tidak ada laporan segera kerusakan serius atau korban jiwa. Badan Survei Geologi AS sebelumnya menyebutkan besarnya gempa 6,4 SR, tetapi direvisi menjadi 6,0 SR.

Akibat guncangan yang hebat, operasi MRT pun dihentikan sementara. Pihak kepolisian pun sudah menutup stasiun MRT dan melakukan penjagaan. Media setempat mengatakan gempa itu terasa di seluruh pulau, dan jalan raya yang menghubungkan Yilan dan Hualien ditutup karena batu yang jatuh.

Gempa diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 siang waktu setempat. Gempa yang terjadi di di Hualien timur, memiliki kedalaman sekitar 19 kilometer.Hualien, di pantai timur Taiwan yang indah, adalah salah satu tujuan wisata paling populer di pulau rawan gempa.

Seorang pejabat biro cuaca mengatakan itu adalah gempa terbesar yang melanda pulau itu tahun ini. Di kota Taipei, wilayah Yilan timur ,bangunan terguncang kuat keras. Guncangan tersebut membuat beberapa anak sekolah yang panik melarikan diri dari ruang kelas.

Pejabat di dinas pemadam kebakaran kepada AFP mengatakan,dua orang, termasuk seorang turis Malaysia, terluka oleh batu-batu yang berjatuhan di Hualien. Kota Hualien, di pantai timur Taiwan yang indah, adalah salah satu tujuan wisata paling populer di pulau rawan gempa. Petugas tersebut menambahkan departemen itu berencana mengirim petugas medis dengan helikopter.

Terkait gempa, Presiden Tsai Ing-wen mengatakan layanan kereta berkecepatan tinggi di Taiwan utara, yang menghubungkan Taipei dan kota tetangga Taoyuan, telah ditangguhkan sementara.

Lewat laaman Facebook resminya, Tsai mengatakan dia minta pejabat “untuk mengumpulkan informasi dari mana saja. Pejabat diminta untuk memeriksa apakah ada kerusakan, guna bereaksi sesegera mungkin”.

Timbul beberapa gempa susulan setelah gempa 6,1 SR, Kamis (18/4). Biro cuaca Taiwan memperingatkan bahwa gempa susulan dengan kekuatan lebih dari 5,0 SR mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Taiwan terletak di posisi koordinat persimpangan dua lempeng tektonik. Pada bulan Februari lalu, gempa berkekuatan 6,4 SR telah  melanda Hualien. Gempa ini telah menewaskan 17 orang. Kebanyakan korban berada di gedung tertimpa runtuhan bangunan.

sumber : Channel News Asia