Satu Anggota Polri Kembali Gugur Saat Pengamanan Pemilu, Total 16 Orang

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polri kembali berduka, salah satu anggotanya gugur lagi dalam tugas pengawalan Pemilu. Sehingga total 16 personel Polri telah gugur dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, personel yang gugur terakhir berasal dari Brimob Polda Kepulauan Riau, bernama Bripka Romadhanis. Almarhum meninggal akibat kecelakaan tunggal, Kamis (25/4) pagi.

“Yang bersangkutan awalnya mau kembali untuk mengecek berapa logistik di PPK (panitia pemilihan kecamatan) lalu kecelakaan tunggal. Saat yang bersangkutan kembali karena kelelahan langsung jatuh menyebabkan meninggal dunia,” ujar Dedi di Mabes Polri.

Karena rangkaian tahapan pengamanan Pemilu belum selesai, maka Polri menyiapkan sejumlah langkah. Hal ini demi menghindari jatuhnya lebih banyak korban akibat kelelahan.

“Dari Asisten Sumber Daya Manusia Polri sudah memberikan TR berupa arahan bahwa yang melaksanakan tugas pengamanan di PPK saat ini, maupun mebgawal logistik dari PPK ke KPUD tingkat Kabupaten itu betul-betul shiftnya diatur waktunya. Waktu istirahatnya juga perlu diperhatikan,” urainya.

Selain itu, sambung Dedi, pihak Bidang Kedokteran dan Kesehatan di tiap Polda juga telah diinstruksikan agar memantau kesehatan personel yang bertugas. Pemberian vitamin juga rutin dilakukan untuk menghindari kelelahan saat pengamanan Pemilu

“Seluruh Bidkokkes Polda telah diinstruksikan untuk memberikan tambahan asupan vitamin. Hal ini dalam rangka untuk menjaga stamina anggota, tentunya kesehatan dikontrol, dijaga terus,” katanya.

Untuk personel Polri yang gugur, kata Dedi, Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian langsung memberikan kenaikan pangkat luar biasa. Ini merupakan bentuk penghargaan Polri terhadap dedikasi mereka.

“Ada 16 anggota Polri yang gugur langsung mendapat penghargaan dari Kapolri, berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi,” jelasnya.