Presiden Iran Tolak Tawaran Dialog dengan Amerika Serikat

Hassan Rouhani presiden Iran menegaskan menolak kembali dialog dengan AS. Foto The Daily Star
Hassan Rouhani presiden Iran menegaskan menolak kembali dialog dengan AS. Foto The Daily Star

Teheran,Sayangi.com- Presiden Hassan Rouhani pada hari Selasa (21/5) waktu setempat menyatakan menolak dialog dengan Amerika Serikat. Keputusan itu ia nyatakan setelah Presiden Donald Trump mengatakan Iran akan menelepon dan meminta negosiasi jika mereka siap.

Iran telah berulang kali menolak negosiasi lebih lanjut selama Amerika Serikat tidak ikut perjanjian nuklir Iran 2015. Perjanjian tersebut telah ditinggalkan Trump setahun lalu.

Kepada Reuters Rohani mengucapkan Situasi hari ini tidak cocok untuk pembicaraan dan pilihan kami adalah perlawanan saja. Sehari sebelumnya Trump mengatakan Iran akan terancam diserang dengan kekuatan besar jika mencoba melakukan sesuatu terhadap aset AS di Timur Tengah.

Atas penolakan Rouhani,Trump mengatakan laporan Washington yang berusaha untuk mengadakan negosiasi itu bohong. Alih alih Trumo,mengaku Iran akan meneleponnya jika mereka siap.

Para kritikus menuduh Trump mengirim sinyal campurandouble standar. Pekan lalu tiga pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Trump telah mengatakan kepada penasihat utamanya bahwa ia tidak ingin perang dengan Iran.

Iran telah menggambarkan retorika balasan saat Trump terpancing untuk berperang melawan Iran. Keinginan AS perang terhadap Iran digagas oleh para pejabat garis keras seperti Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.

Dalam pidato yang disiarkan televisi Rouhani menyatakan setelah mengancam Iran, mereka terpaksa untuk mengatakan bahwa mereka tidak mencari perang. Ia menambahkan orang Iran tidak pernah tunduk pada pelaku intimidasi.

sumber: Time of Israel