4 Kiat Bermedsos Agar Emosi Tetap Stabil

Suasana hati dan Media Sosial,Foto Istimewa
Suasana hati dan Media Sosial,Foto Istimewa

Jakarta,Sayangi.com- Hidup di era digital setiap individu dihadapkan pada arus informasi yang begitu cepat dan tak ada habisnya. Di lini masa media sosial sekarang pun, selalu saja ada hal baru yang mencuri perhatian. Setiap kali membuka akun media sosial individu bisa dibanjiri dengan berbagai macam informasi.

Di satu sisi membuat selalu mendapatkan kabar terbaru. Publik bisa tahu si A itu anaknya sudah berapa, si ini B sedang liburan ke mana. Artis yang diidolakan membeli rumah baru.

Namun kebanyakan informasi bisa membuat kita jad pusing kepala. Apalagi ketika mulai melihat rumput tetangga yang tampak lebih hijau dari rumput sendiri.Hati rasanya jadi gampang capek dan kesel. Untuk itulah diperlukan melakukan yang namanya detoks media sosial, agar hati lebih tenang dan bermedsos bisa lebih sehat.

Dikutip dari Fimela inilah langkah- langka menuju hati tenang bermedsos

1. Unfollow Akun yang Nggak Bikin Bahagia
Akun gosip yang nggak jelas, atau mungkin akun teman sendiri yang membuat kita tak nyaman setiap kali melihatnya. Coba lebih selektif lagi. Akun-akun yang nggak bikin kita bahagia sebaiknya di-unfollow. Biar setiap hari nggak pusing sendiri dengan banjirnya informasi dan kabar yang sebenarnya nggak penting-penting untuk dicermati.

2. Buat Jadwal Sendiri untuk Bermedia Sosial
Nggak harus setiap menit harus mengecek aplikasi media sosialĀ  yang dipunya. Mungkin perlu juga membuat jadwal sendiri untuk bermedsos. Hal tersebut agar supaya bisa tahu batasannya.

Diperlukan sikap pembatasan agar tidak terlalu terobsesi dengan semua hal yang ada di dunia maya. Setidaknya bisa kembali menyadarkan bahwa ada banyak hal dan prioritas penting lainnya dalam hidup yang juga perlu diperhatikan.

3. Bentengi Diri dari “Sawang Sinawang”
Hal diatas mungkin yang paling susah. Sulit rasanya untuk tidak membandingkan foto kita dengan foto orang lain di media sosial. Tidak mudah untuk tidak melirik caption orang lain di media sosial.

Jika ada orang yang tampak lebih hebat dan berprestasi dari tak perlu mencibir atau menghakiminya. Ambil saja sisi positifnya. Dapatkan inspirasinya dan jadikan itu motivasi untuk bisa berbuat lebih baik lagi ke depannya.

4. Kurangi Obsesi terhadap Jumlah Likes dan Komentar
Setiap kali selesai mengunggah sesuatu di media sosial, tak usah terlalu terobsesi dengan jumlah likes dan komentar yang diperoleh. Kalau dapat banyak likes ya disyukuri.

Tidak dapat banyak likes pun tidak apa-apa. Banyak yang memberi komentar ya disyukuri. Tidak ada komentar ya sudah biasa saja. Kasih kesempatan hati lebih tenang dengan mengurangi obsesi terhadap jumlah dan angka likes serta komentar.