Hadapi Iran dan Korea Utara Trump Ubah Strategi

PM Jepang Shinzo Abe dan Presiden AS Donald Trump di Tokyo. Foto CNN
PM Jepang Shinzo Abe dan Presiden AS Donald Trump di Tokyo. Foto CNN

Tokyo,Sayangi.com- Saat  ini,Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah melawat negara Jepang, Ditengah lawatannya tersebut, Trump menyerukan rasa hormat yang begitu besar terhadap hubungan AS dengan Korea Utara. Pujian Trump berupaya meredam pertikaian dengan Korea Utara. Trump juga mengulurkan potensi negosiasi dengan Iran untuk meredam terjadinya hal-hal buruk.

Saat di kantor PM Trump berujar,Saya pribadi berpikir bahwa banyak hal baik yang akan terjadi dengan Korea Utara. Saya merasakan hal itu. Mungkin saya bisa benar, atau mungkin juga salah.

Ditengah lawatannya tersebut Trump menambahkan Ada rasa hormat yang dibangun antara AS dan Korea Utara. Namun, kita lihat apa yang akan terjadi.

Sebelumnya bulan Februari lalu, Trump mengadakan pertemuan puncak dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Pertemuan yang digelar di Vietnam,tersebut yang berakhir tanpa kesepakatan. Sementara situasi di luar menciptakan ekspektasi yang memicu lonjakan baru dalam ketegangan bilateral.

Selama di kantor Abe, Trump memperhatikan uji coba nuklir yang dilakukan Korea Utara. “Dan itu tampaknya telah berhenti,” imbuh Trump

Menyikapi tes rudal Korea Utara baru-baru ini, Trump meng-anggapnya sebagai beberapa senjata kecil. Pernyataan Trump seakan melemahkan pendapat Penasihat Kemanan Nasional, John Bolton. Sehari sebelumnya, Bolton menyebut peluncuran rudal oleh Pyongyang telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

“Uji coba baru-baru ini telah mengganggu sebagian orang di bawah saya, begitu juga yang lain. Namun, tidak dengan saya,” ucap Trump.

Selain itu, Bolton mendapat kritik dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara. Dia digambarkan sebagai sosok yang memiliki kesalahan struktural dan harus menghilang secepat mungkin.

Trump turut mengeluarkan nada yang relatif menyejukan kepada Iran di tengah meningkatnya ketegangan dengan musuh bersejarah AS itu.

“Saya yakin Iran ingin bernegosiasi. Jika mereka ingin melakukan pembicaraan, kami juga demikian,” ungkap Trump.

“Kita akan melihat apa yang terjadi, tetapi saya tahu bahwa PM Abe sangat dekat dengan kepemimpinan Iran. Tidak ada yang ingin hal-hal buruk terjadi, khususnya saya,” tukas Trump.
PM Jepang Shinjo Abe dilaporkan tengah mempertimbangkan kunjungan ke Iran sebagai upaya menengahi krisis Timur Tengah. Trump tampaknya memberikan lampu hijau. “Semua akan baik-baik saja,” kata dia.

Trump menjadi pemimpin asing pertama yang bertemu dengan Kaisar Naruhito. Namun Trump memaparkan, Sebuah kehormatan besar untuk menjadi (pemimpin) pertama. Trump telah bertemu Kaisar Naruhito yang baru naik tahta.

Dilaporkan pertemuan delegasi perdagangan Jepang dan AS telah menghabiskan waktu lebih dari 2 jam. Namun pembicaraan bilateral yang digelar pada Sabtu malam tersebut gagal menghasilkan terobosan.

Namun Trump memaparkan, Sebuah kehormatan besar untuk menjadi (pemimpin) pertama. Trump telah bertemu Kaisar Naruhito setelah sang ayah mengundurkan diri atau turun takhta pertama sejak dua abad lalu,”

Kunjungan Trump kali ini di Jepang sekaligus merayakan hubungan AS-Jepang di tengah meningkatnya ketidakpastian regional. Bagaimanapun kebijakan perdagangan AS, ketegangan hubungan AS dengan Tiongkok dan Korea Utara juga memberikan dampak.