Pemasok Masih Berelebaran Menyebabakan Harga Sayur-mayur Di Kupang Melonjak

Foto Istimewa
Foto Istimewa

Kupang,Sayangi.com- Dampak pedagang dan pemasok bumbu dapur mudik,harga harga bumbu dan sayuran di kawasan  labuan Bajo NTT,meroket.

Pasca hari raya Idul Fitri pedagang sayur-mayur dan bumbu dapur di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mengeluh.Keluhan para pedagang lantaran kelangkaan barang kebutuhan sehari-hari di pasaran. Umumnya daerah ini mendapat pasokan kebutuhan tersebut didatangkan dari Sape Bima Sumbawa dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Langkanya barang keperluan rumah tangga terjadi karena para pemasok barang kebutuhan dapur itu masih memilih menikmati lebaran dan belum kembali beraktifitas dagang. Dilaporkan sejumlah stok barang, seperti cabai, kentang, dan bawang sulit di temukan di pasar tradisional Labuan Bajo, yakni Pasar Batu Cermin, Pasar Lama, dan Pasar Baru.
Hal itu kemudian berdampak pada kenaikan harga yang terbilang tinggi. Untuk harga cabai telah menembus harga Rp100 ribu per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp70 ribu. Harga kentang dan wortel berada di kisaran Rp55 ribu per kg. Adapun harga bawang merah dan bawang putih kembali naik menjadi Rp85 ribu per kg.

Selain disebabkan pemasok masih berlibur, kenaikan harga juga diakibatkan tingginya permintaan terhadap sayur-mayur di Hari Raya Idul Fitri. Permintaan yang tinggi jug datang dari sejumlah hotel, restoran ,dan kapal wisata di wilayah Pulau Komodo