Kebebasan Lebih Besar dalam Teologi dan Dialog dengan Islam Diserukan Paus

Foto AP
Foto AP

Roma,Sayangi.com- Gereja Roma membuat terobosan baru. Paus Fransiskus telah menyerukan perombakan dalam cara pengajaran teologi di sekolah-sekolah Katolik. Ia mengatakan siswa harus belajar mengenai dialog dengan Yudaisme dan Islam. Paus berujar secara keseluruhan harus ada kebebasan yang lebih besar dalam mempelajari teologi.

Dalam pidato yang disampaikan di sebuah universitas teologi di Naples Napoli Italia pada Jumat (21/6). Pemimpin besar gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus menyampaikan seruannya untuk sekolah-sekolah Katolik agar mereformasi pengajaran teologi. Menurut Paus Fransiskus, para pelajar sekolah Katolik seharusnya lebih didorong untuk mengadakan dialog dengan para penganut Yahudi dan Islam.

Lebih lanjut lagi, Paus menyampaikan pesannya bahwa para siswa ilmu teologi Katolik harus belajar kebudayaan, bahasa, serta cara berpikir kaum Yahudi dan muslim. Pembelajaran ini bagi paus adalah cara agar para pelajar Katolik lebih bisa memahami serta bisa menjaga hubungan baik dengan penganut agama lain.

“Kebebasan teologi adalah hal yang wajib. Jika tidak mencoba cara baru, maka kamu tidak bisa menciptakan sesuatu yang baru,” seruannya. Paus Fransiskus juga menuturkan bahwa orang awam, khususnya para wanita agar mau mendalami ilmu teologi

Seruan Paul menyusul pendekatannya tahun ini ke dunia Muslim dengan menandatangani pernyataan bersama dengan imam Al Azhar, Kairo.. Penanda tanganan tersebut mengenai pembangunan hubungan antara umat Katolik dan Muslim sebagai sesama saudara. Hal tersebut sebagai misi bersama untuk memajukan perdamaian.

Pada akhirnya, Paus Fransiskus menyampaikan panggilannya kepada para pencetak kurikulum sekolah-sekolah Katolik agar bisa merevisi pendidikan ilmu teologi yang fokus pada dialog, keterbukaan, serta fleksibilitas.

 

sumber : Washington Post