Presiden AS Trump Mulai Berlakukan Sanksi Ke Iran

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Presiden Hassan Rouhani. Foto The Spectator
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Presiden Hassan Rouhani. Foto The Spectator

Washington,Sayangi.com- Pertikaian antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Presiden AS Donald Trump, Sabtu (22/6)pekan lalu , mengatakan sanksi-sanksi “besar” baru terhadap Iran rencananya akan diberlakukan mulai hari ini Senin (24/6).

Namun Trump tidak memberikan rincian sanksi baru tersebut. Dari tempat peristirahatan presiden di Camp David, Trump mengumumkan langkah tersebut. Lewat lewat twitter,ia mengatakan, “Iran tidak boleh punya Senjata Nuklir,”. Dan bahwa sanksi-sanksi akan segera dihapus apabila negara itu menjadi “negara yang produktif dan sejahtera lagi.”

Sebelumnya kepada para wartawan di Gedung Putih sebelum berangkat ke Camp David Trump telah menyinggung soal sanksi AS. Dia mengatakan begitu Teheran setuju untuk melepaskan senjata nuklir, “Saya akan menjadi sahabat mereka.”

Nada Trumpkembali melunak pada Sabtu (22/6) setelah ketegangan seminggu antara AS dan Iran. Kekhawatiran akan kemungkinan konfrontasi bersenjata antara AS dan Iran telah meningkat. Tingginya suhu pertikaian dimulai saat para pejabat AS baru-baru ini menyalahkan Teheran atas serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Selat Hormuz.

Dilasir dari VOA news Senin (24/6) Iran membantah  tuduhan tersebut telah. Dan Iran juga telah membantah terlibat dalam penembakan kapal nirawak AS pada minggu lalu.