Pemerintah Myanmar Musnahkan Narkoba Senilai Rp.4.246 Triliun

Pihak berwenang Myanmar membakar Narkoba pada peringatan Hari Narkoba Sedunia. Foto AFP
Pihak berwenang Myanmar membakar Narkoba pada peringatan Hari Narkoba Sedunia. Foto AFP

Yangoon,Sayangi.com- Sekitar 1,2 juta orang dari total penduduk Myanmar diperkirakan terlibat dalam penanaman opium. Lahan terluas terletak di propinsi Shan yang berbatasan langsung dengan Cina.

Namun kini  penanaman bunga poppy (tanaman penghasil opium) dan produksi opium telah ditekan di Myanmar. Akan tetapi negara ini   menjadi ancaman baru narkoba dari bahan amfetamin (amphetamine-type stimulants/ATS) .

Zona Segitiga Emas merupakan penghasil narkoba dan obat-obatan terlarang terbesar kedua di dunia.Dan otoritas penegak hukum Myanmar Selasa (25/6) telah memusnahkan narkoba dan obat-obatan terlarang senilai 187 juta dolar AS atau setara Rp. Rp.4.246 Triliun.

Pemusnahan dilakukan sebagai bukti dukungan terhadap peringatan Hari Internasional Melawan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Pemusnahan masal Narkoba tersebut dibakar di museum Pemusnahan Narkoba, Yangon.

Dilaporkan petugas, pihak berwenang Myanmar telah membakar sebanyak 22 jenis obat-obatan ilegal. Obat-obatan disita dari kota Yangon, Tanintharyi, Bago, Ayeyawaddy, Rakhine, Mon dan Kayin dan negara bagian lainnya.

Pembakaran narkoba tersebut sekaligus untuk memperingati “Hari Internasional Menentang Penyalahgunaan Narkoba dan Peredaran Gelap PBB” di Yangon, Myanmar, Rabu (26/6).

Sumber : AFP