Anggota TNI Gadungan Ditangkap Polisi Usai Mencuri Motor

Jakarta, Sayangi.com – Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua residivis pencurian sepeda motor, berinisial KNP (37) dan TMN (37). Dalam melakukan aksinya, dua penjahat kambuhan ini menyamar sebagai anggota TNI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, keduanya diamankan pad awal Juni 2019 di Bekasi. Selama dua bulan terakhir, keduanya telah melakukan aksi pencurian sebanyak enam kali.

“KNP ini yang mengaku sebagai anggota TNI, yang merupakan residivis pencurian serupa tahun 2018. Sementara TMN residivis perkara penadahan tahun 2012,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/6).

Dalam melakukan aksinya, kata Argo, keduanya memiliki peran yang berbeda-beda. KNP berperan sebagai pencari korban yang ingin menjual motor melalui situs jual beli online, sementara TMN berperan berpura-pura sebagai anggota TNI.

“Kepada polisi, TMN mengaku mendapatkan seragam tersebut dari koperasi,” katanya.

Setelah menemukan korban, sambung Argo, keduanya melakukan survei ke rumah calon korbannya. Jika lingkungan korban dirasa aman dan memungkinkan, baru pelaku melakukan aksinya.

“Setelah menemukan sasaran, dia survei lokasi rumah korban. Setelah melakukan survei, tersangka mendatangi rumah korban mengenakan seragam TNI,” terangnya.

Lebih lanjut Argo menerangkan, usai bertemu korban, pelaku berpura-pura menawar motor yang dijual. Setelah harga disepakati, tersangka KNP melakukan test drive motor korbannya.

“Setelah datang ke rumah korban mengenakan seragam TNI, tersangka mencoba motor yang mau dijual dan langsung lari,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP subsider Pasal 362 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP. Mereka terancam hukuman lebih dari lima tahun penjara.