Polisi Ungkap Komplotan Pembobol ATM Bermodus Matikan Aliran Listrik

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi,com/Tr setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil meringkus lima komplotan pembobol ATM. Kelima pelaku berinisial F alias Fredy (32), B alias Bokir (49), DF alias Adi (29), TH alias Dado (35) dan RY alias Nada (24).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, para pelaku diamankan pada Rabu (26/6) di wilayah Tangerang. Komplotan yang biasa beraksi di kawasan Tangerang ini melakukan aksinya dengan cara memutus aliran listrik ATM.

“Sebelumnya mereka melakukan observasi di mana ATM yang akan dijadikan sasaran. Jadi ada yang memasukkan kartu, ada juga yang mematikan mesin ATM, ada juga yang mengamati,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/6).

Untuk memutus aliran listrik ATM, kata Argo, komplotan ini tidak melakukannya secara manual. Mereka menggunakan remote yang dapat terhubung dengan steker listrik ATM.

“Mereka memasukkan kartu ke mesin ATM, masukkan password. Setelah mesin bunyi uang sudah mau keluar kemudian tersangka ini mematikan listriknya menggunakan remot,” terangnya.

Untuk mengeluarkan uang yang sudah berada di bibir ATM, lanjut Argo, para tersangka menggunakan suatu alat pencongkel. Modus seperti ini telah dilakukan berulang kali oleh para pelaku.

“Jadi mereka mencongkel uang tersebut di ATM. Mereka mengambil maksimal Rp 2,5 juta di satu mesin ATM. Setelah uang sudah diambil listrik langsung dinyalakan,” terangnya.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.