Iran Serukan Pelarangan Transaksi Mata Uang Kripto Bitcoin

Ilustrasi uang virtual Bitcoin. Foto Daily Mail
Ilustrasi uang virtual Bitcoin. Foto Daily Mail

Teheran,Sayangi.com- Bersamaan dengan kenaikan harga Bitcoin, saat ini transaksi menggunakan mata uang kripto meningkat di Iran Deputi Gubernur Bank Sentral Iran, Nasser Hakimi mengungkapkan bahwa pemerintahnya melarang transaksi dengan Bitcoin.

Larangan ini diputuskan oleh Iran melalui dewan Ttrtinggi yang memerangi pencucian uang . Hakimi memperingatkan kepada pengguna mata uang kripto mengenai risiko berinvestasi dengan uang kripto itu.

Pengumuman tersebut ia sampaikan lewat kantor berita semi resmi Iran, Tasnim. Kepada awak media Tasnim ia mengatakan “Pembelian dan penjualan mata uang elektronik yang dibuat tahun 2009 ini dilarang di Iran. Mata uang elektronik yang ditemukan Satoshi Nakamoto ini, mempunyai risiko secara hukum karena fluktuasi harga terlalu tinggi. Saya menyarankan kepada warga Iran untuk tidak masuk ke dalam permainan ini.

Pelarangan membeli dan menjual mata uang virtual seperti Bitcoin erat kaitannya dengan tindakan kriminal. Pada 2018 lalu, bank sentral Iran memang sudah melarang kehadiran mata uang kripto di negara tersebut karena ditakutkan dipakai untuk pencucian uang. Meski begitu, produksi Bitcoin di negaranya masih belum dilarang, tambah dia.

Saat ini Iran memiliki masalah dalam perdagangan internasional akibat sanksi Amerika Serikat (AS).Akses ke mata uang kripto ini juga bisa mengurangi dampak dari sanksi embargo yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap Iran.

sumber : The Verge