Hassa Putri Raja Salman Terancam Penjara 5 Tahun

Putri Hassa bin Salman. Foto Getty Image
Putri Hassa bin Salman. Foto Getty Image

Paris, Sayangi.com- Keluarga Raja Salman kembali menjadi sorotan dunia. Putri Raja Salman, Hassa bin Salman,sedang tersandung kasus melakukan tindakan kekerasa. Hassa membantah segala tuduhan yang dilayangkan terhadapnya dalam persidangan (trial in absentia) di pengadilan Prancis pada Selasa (9/7/2019).

Ia menghadapi tuduhan terlibat dalam kekerasan dengan memerintahkan pengawalnya memukuli seorang pekerja bernama Ashraf Eid kelahiran Mesir. Pekerja tersebut yang bertugas merenovasi apartemennya di kawasan prestisius Avenue Foch, Paris, pada September 2016.Eid dipukuli karena dituduh berusaha mengambil gambar sang putri secara diam-diam melalui ponselnya

Kepada pihak kepolisian Ashraf Eid mengaku bahwa pengawal sang putri telah mengikat tangannya, meninju, menendang. Bahkan pengawal Hassa memaksanya untuk mencium kaki sang putri. Namun melalui pengacaranya, Putri Hassa membantah telah memerintahkan hal tersebut.

Pihak penasihat hukum Putri Hassa dan pengawalnya, Rani Saidi, mengatakan saudara kandung Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman itu tidak dapat mengizinkan siapapun untuk mengambil foto atau video dirinya karena alasan keamanan.Dan dalam kesaksiannya, Saidi mengutarakan bahwa keamanan sang putri adalah hal yang harus selalu terjaga dan para pengawal harus menangani segala insiden secara diplomatis.

Baik pihak Putri Hassa maupun Saidi pun menyangkal tuduhan bahwa pekerja itu diserang atau dicegah meninggalkan apartemen sang putri yang terletak di sebelah barat Champs-Elysees. Putri Hassa dan Saidi menghadapi hukuman penjara maksimal lima tahun dan denda hingga 75.000 euro terkait kasus ini. Hakim akan mengumumkan vonis terhadap keduanya pada 12 September.

sumber: AP