Polri Belum Putuskan Akan Perpanjang Masa Tugas TGPF Novel Baswedan

Karopenmas Mabes polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras penyidik senior KPK Novel Baswedan telah berjalan enam bulan. Tim TGPF ini mulanya dibentuk Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian, dan masa tugasnya berakhir 7 Juli 2019 lalu.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, belum ada keputusan apakah akan memperpanjang masa tugas TGPF. Saat ini Polri masih melakukan pertimbangan terkait hal tersebut.

“Saat ini kita membahas dulu, dari hasil kerja selama 6 bulan itu nanti akan disampaikan minggu depan,” ujar Dedi di kawasan Monas, Rabu (10/7).

Dedi menjelaskan, dalam tim TGPF terdapat sejumlah ahli dan pakar. Sehingga kompetensi dan pengalaman mereka tidak perlu diragukan lagi.

“Kan ada 65 orang, itu gabungan dari Polri dan pakar yang ekspert dibidangnya. Ada juga mantan komisioner Komnas HAM yang terlibat di dalam tim tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya Anggota Tim Pakar TGPF Nurkholis mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan laporan akhir investigasi kasus itu ke Kapolri. Saat ini pihaknya masih menunggu masukan dari Kapolri.

“Nantinya hasil investigasi akan disampaikan ke publik pada pekan depan,” katanya.