Program BBM Satu Harga Resmi Hadir di Mahakam Ulu, Kaltim

Mahakam Ulu, Sayangi.com – Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa kembali meresmikan titik ke-136 Penyalur Program BBM Satu Harga di Desa Ujoh Bilang, Long Bagun, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Peresmian ini sebagai bentuk hadirnya keadilan ketersediaan, keadilan pendistribusian, dan keadilan harga BBM bagi masyarakat sekitar.

SPBU Kompak 66.757007 ini merupakan penyalur Program BBM Satu Harga ke-33 yang berdiri di Pulau Kalimantan hingga tahun 2019. Serta menjadi penyalur ke-6 yang telah beroperasi di Kalimantan Timur.

SPBU yang melayani konsumen transportasi darat dan memiliki kapasitas 3 tangki penyimpanan, yang masing-masing penyimpanan memiliki kapasitas sebesar 20 KL untuk jenis BBM premium, solar dan pertalite. SPBU Kompak ini dipasok oleh TBBM Samarinda yang berjarak sekira 336 mil km, dengan menggunakan kapal yang dapat menempuh kurang lebih 120 jam dalam sekali pengiriman.

Saat peresmian, Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa mengatakan, butuh waktu yang tidak sedikit untuk langsung hadir di tempat peresmian. Pasalnya, usai melewati jalur udara, dirinya harus melewati jalur darat dan disambung jalur air untuk sampai ke SPBU Kompak di Desa Ujoh Bilang ini.

“Segala sesuatu itu terbayarkan dengan segala potensi yang dimiliki oleh Bumi Borneo, dalam menyaksikan lahirnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Khususnya di bidang BBM bagi rakyat Long Bagun melalui program BBM Satu Harga ini,” ujar pria yang karib disapa Ifan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/7).

Dengan adanya Penyalur BBM Satu Harga di Desa Ujoh Bilang ini, lanjut Ifan, diharapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat meningkat. Karena dengan energi yang terjamin ketersediaanya, terjamin pendistribusiannya, dan terjamin keadilan harganya, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan BBM dengan lebih mudah dan murah.

“Untuk itu, kami berharap peran serta seluruh lembaga terkait baik Pemda, aparat Pemerintah hingga masyarakat dapat menjaga dan mengawasi program BBM Satu Harga ini agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” jelasnya.

Sebelum hadirnya SPBU Kompak 66.757007, masyarakat sekitar harus membeli BBM di pengecer, dengan harga Rp 9.000 untuk satu liter Premium dan Rp 8.000 untuk satu liter Solar. Bahkan jika musim kemarau panjang, harga BBM dapat mencapai Rp 15.000 per satu liternya.

Namun kini, SPBU Kompak 66.757007 yang memiliki 2 buah dispenser dan 6 nozzle ini melayani kebutuhan masyarakat di sekitar Kecamatan Long Bagun ini dengan kesamaan harga dengan Pulau Jawa, yaitu 6.450/ liter untuk Premium dan 5.150/liter untuk Solar.

BPH Migas melalui Permen ESDM Nomor 36 Tahun 2016, ditugaskan untuk mengawal agar Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM khusus penugasan dapat terjamin bagi seluruh masyarakat di Indonesia dan dengan harga yang sama. Khususnya di wilayah 3T melalui program BBM Satu harga. BPH Migas siap untuk terus mengawal pelaksanaan Program BBM Satu Harga ini agar tepat sasaran dan tepat guna hingga Tahun 2024 nanti dengan 500 penyalur BBM Satu Harga yang akan terbangun di NKRI.

Dalam peresmian ini turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, Marketing Fuel Retail Manager MOR VI PT.Pertamina (Persero), Muhammad Reza, Komandan Distrik Militer Kabupaten Mahakam Ulu, Kapolres Mahakam Ulu, para tetua adat di Kabupaten Mahakam Ulu, serta Camat Long Bagun, Kepala Desa Ujoh Bilang, dan Muspida Kecamatan Long Bagun.