Diduga Pasang Tanda Lulus Sensor Palsu, Rey dan Pablo Dapat Dijerat Pasal Baru

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Penyidik Polda Metro Jaya tengah menyelidiki tanda telah lulus sensor dalam video Ikan Asin, yang diunggah di situs YouTube milik Rey Utami dan Pablo Benua. Dari hasil pemeriksaan sementara, tanda lulus sensor tersebut ditengarai palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan saksi dari lembaga sensor. Hasilnya, mereka menyebut tanda lulus sensor dalam video tersebut palsu.

“Keterangan lulus sensor pada menit 00:58 adalah palsu dan tidak benar, karena penulisannya pada tampilannya sudah salah. Sehingga video tersebut seolah-olah telah dinyatakan telah lulus sensor di lembaga sensor film,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/7).

Argo menjelaskan, lembaga sensor film tidak pernah mengeluarkan keterangan telah lulus sensor, pada video yang diunggah di akun YouTube Rey dan Pablo.

Sehingga apa yang diklaim Pablo dan Rey memenuhi unsur dugaan melakukan manipulasi. Pasalnya mereka mengaku-ngaku videonya telah lulus sensor.

“Pablo Putera Benua dan Rayie Utami Alias Rey Utami tidak pernah datang ke lembaga sensor film untuk pengajuan izin sensor konten ‘Mulut Sampah’ YouTube Channel Rey Utami dan Benua,” jelasnya.

Hingga saat ini, kata Argo, pihak lembaga sensor mengaku tidak pernah mengeluarkan tanda lulus sensor terhadap akun Rey dan Pablo tersebut. “Video semacam tulisan yang menyatakan telah lulus sensor. Tetapi setelah diteliti, judul tersebut tidak pernah masuk untuk disensorkan ke lembaga sensor film,” katanya.

Keduanya kembali dikenakan Pasal 35 UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan tujuan agar Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik tersebut dianggap seolah-olah data yang otentik.

Berita Terkait

BAGIKAN