Tahun Ini Warga India Hadapi Kemarau Ekstrim

Ilustrasi / Foto: Istimewa

New Delhi,Sayangi.com- India Utara suhu telah menembus angka 50C pada bulan ini. Negara ini mencatat setidaknya ada 130 orang telah meninggal sejak gelombang panas bermula pada pertengahan Mei, tidak menutup kemungkinan catatan buruk ini terus meningkat.

Ibu kota India, Delhi, telah mengalami rekor 48C pada bulan Juni. Dan gelombang panas telah menghembus ke wilayah yang luas dari negara bagian Rajasthan di barat hingga Bihar di timur. Gelombang panas ini terjadi berminggu-minggu tanpa henti di kota dan di desa. Kondisi ini bisa sangat mematikan bagi para warganya.

Director of India’s first public health university, the Indian Institute of Public Health Gandhinagar menerangkan “Ketika suhu naik di atas 37C, tubuh manusia mulai memanas.

Secara otmatis “Tubuh berusaha beradaptasi dengan memproduksi air lebih banyak keringat. Artinya jantung harus memompa aliran darah dengan cepat dan semakin cepat. Orang yang memiliki jantung, ginjal, atau sirkulasi yang lemah -terutama orang tua atau bayi maka sistem tubuhnya tidak bisa beradaptasi.

Hal inilah yang menyebabkan mereka dirawat di rumah sakit. Pada usia mudapun , jika suhu inti tubuh naik di atas 40C maka kerja otak mulai kacau, kerusakan otak bisa terjadi bila tidak segera didinginkan. Inilah yang bisa menyebabkan kematian.

sumber: national geografi