Mengurai Perbedaan Antara Hepatitis A, B dan C

Foto SilverbirdTV
Foto SilverbirdTV

Jakarta,Sayangi.com- Baru-baru ini salah satu daerah di Indonesia mengalami kejadian luar biasa (KLB) hepatitis A. Penyakit menular tersebut mewabah di Kabupaten Pacitan dengan sekitar 1000 kasus, beberapa waktu lalu.Penyakit menular ini, memiliki ragam jenis dengan penyebab dan penularan yang berbeda.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, dr Wiendra Waworuntu MKes mengatakan, hepatitis dapat disebut sebagai radang hati yang disebabkan oleh virus hepatitis. di acara Temu Media di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019) dr Wiendra Waworuntu menguraikan

“Selain daripada virus sendiri, hepatitis bisa disebabkan lemak di hati, bisa juga yang menyerang di hati itu parasit, tetapi paling banyak karena virus.

Perbedaan antara hepatitis A, B dan C tersebut adalah metode penularannya yang berbeda-beda. Selain itu, penyakit hepatitis A tergolong lebih ringan daripada hepatitis B dan C yang bila tidak segera ditangani bisa berkembang menjadi sirosis bahkan kanker hati.

“Metode penularan hepatitis A itu melalui mulut dan kotoran. Berbeda dengan hepatitis B dan C yang melalui kontak cairan tubuh,” tukas Wiendra. Untuk hepatitis B dan C, jelas dia, metode penularannya adalah melalui ibu ke anak, transfusi darah, penggunaan jarum yang tidak aman, hubungan seksual tidak aman, dan kontak pada darah.

Dr Wiendra menjelaskan, untuk hepatitis C tidak ada vaksin untuk pencegahan, tetapi ada obatnya yaitu Direct Acting Antivirus (DAA) yang memiliki tingkat kesembuhan mencapai 97 persen.

Sementara hepatitis B ada vaksinnya yang diberikan pada bayi baru lahir dari ibu yang positif hepatitis B.Dia menegaskan jadi semua ibu hamil harus diperiksa. Karena hepatitis B ada pencegahannya tapi harus benar-benar dilaksanakan.