Jaringan Pemasok Sabu ke Nunung, Dikendalikan dari Lapas, Ditaruh di Tiang Listrik

Foto: Sayangi.com/Tri Setyo

Jakarta, Sayangi.com – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya terus mendalami jaringan pengedar yang memasok sabu ke komedian Tri Retno Prayudati, alias Nunung Srimulat. Sabu yang sampai ke tangan Nunung berasal dari TB alias HM.

Dari pengakuan TB, sabu tersebut dipesannya dari seseorang berinisial E. E sendiri diketahui merupakan narapidana kasus narkotika, yang saat ini masih mendekam di Lapas Kelas II Bogor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, polisi bekerjasama dengan pihak Lapas Bogor untuk mengamankan E. Dari pengakuan E, sabu dipesannya dari seseorang berinisial IP.

“E ini dimintai tolong oleh TB untuk mencarikan sabu. Lalu E berkomunikasi dengan IP yang juga napi narkotika di Lapas,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/7).

Hubungan E dan IP, kata Argo, sudah terjalin sejak lama. Mereka berdua berasal dari kampung yang sama, dan juga terjerat kasus yang sama.

“Keduanya ditahan di Lapas yang sama dan ruang tahanan mereka juga berdekatan,” jelasnya.

Lebih jauh Argo menjelaskan, IP memesan barang haram tersebut dari seorang berinisial ZUL. Saat ini pihak kepolisian masih memburu ZUL.

“Dari ZUL, sabu diserahkan ke teman E yang saat ini DPO, berinisial K. Lalu K menaruh sabu tersebut di sebuah tiang listrik yang sudah ditandai, di dekat fly over Cibinong,” terangnya.

IP, sambung Argo, diketahui membeli sabu dari ZUL dengan harga Rp 900 ribu. Lalu E menjual sabu tersebut ke TB dengan harga Rp 1,3 juta.

“Jadi dari tiap transaksi, E mendapatkan keuntungan sekitar Rp 400 ribu,” katanya.

Di tempat yang sama, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn mengatakan, dalam kasus ini terungkap bahwa E berkomunikasi dengan TB menggunakan ponsel. Dari pengembangan di Lapas juga diketahui, bahwa ZUL telah tiga kali mengirim barang ke IP.

“ZUL diketahui telah mengirim barang kepada IP sebanyak tahap. Terakhir bulan juli dikirim sebanyak 500 gram, lalu bulan berikutnya 300 gram dan bulan Mei 200 gram,” kata Calvijn.