Anies Mau Bangun Kampung Nelayan di Pulau Reklamasi, KNTI: Jauh Panggang dari Api

Jakarta, Sayangi.com –  Ketua Harian Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Martin Hadiwinata mengatakan, yang namanya reklamasi sebenarnya tidak memberi manfaat sama sekali bagi para nelayan.

Karenanya, kata dia, rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat perkampungan nelayan di pulau reklamasi ibarat “jauh panggang dari api”.

“Bicara reklamasi, tidak ada manfaat sama sekali bagi nelayan. Makanya ketika Pak Anies bilang akan da kampung nelayan di pulau reklamasi, itu jauh panggang dari api,” kata Martin dalam diskusi bertajuk ‘Mengkritisi IMB dan Reklamasi Teluk Jakarta’ di Gedung Joeang ’45, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/7).

Martin menjelaskan, salah satu ancaman terbesar di teluk Jakarta adalah Likuifaksi. Menurut dia, ketika reklamasi ini ditelurkan, maka tinggal menunggu bom waktu akan terjadi bencana di kemudian hari.

Bagi Martin, perhatian pemerintah provinsi yang diberikan kepada nelayan tidak hanya soal tempat tinggal saja, namun juga memperhatikan kondisi pesisir.

“Nelayan tidak hanya untuk tempat tinggal tapi mereka butuh ikan untuk ditangkap. Kenapa pesisir penting selain untuk wilayah tangkap, juga penting untuk ikan berkembang biak, seperti mangrove,” ujarnya.

Selain itu, Martin juga mengaku heran dengan penerbitan IMB oleh Anies terkait reklamasi. Sebab, penjelasan tata ruang terkait IMB ini belum dijelaskan kepada publik, khususnya para nelayan.

” IMB merupakan kemunduran dari upaya perbaikan yang diinginkan Anies sendiri. Karena dalam tata kelola pemerintahan beliau mengunakan Pergub tata kota untuk pendirian IMB. Ini kemunduran,” tandasnya