Polisi Ungkap Peredaran Narkotik Jaringan Internasional, 47 Kg Sabu Disita

Jakarta, Sayangi.com – Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus peredaran sabu jaringan internasional Malaysia-Indonesia. Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan empat tersangka.

Direktur Tipid Narkoba Brigen Pol Eko Daniyanto mengatakan, keempat tersangka berinisial AK (31), RDW (40), MR (43) dan HR (43). Keempat pelaku memiliki tugas yang berbeda, ada yang bertugas sebagai pengawal (sapu air) kelompok pembawa narkotika dan juga sebagai kurir sabu.

Tersangka AK (31) dan RDW (40) yang berperan sebagai pengawal mobil yang membawa narkotika jenis shabu. Kemudian MR (43) dan HR (43) yang berperan sebagai kurir yang membawa narkotika jenis sabu.

“Barang bukti narkotika yang disita dari para tersangka seberat 43,6 kilogram, terdiri 40 bungkus sabu dan 3,5 kilogram yang berantakan di jalan Jenderal Sudirman, Bengkalis, Riau,” ujar Eko di Mabes Polri, Kamis (1/8).

Eko menjelaskan, para pelaku memanfaatkan jalur laut untuk mengirim sabu. Mereka mengirim sabu dari Malaysia melalui jalur laut di pelabuhan Pakning, Kabupaten Bengkalis, Riau.

“Daerah peredaran sindikat ini adalah dari Malaysia lalu menuju Riau dan sekitarnya,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Juncto pasal 132 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana mati dan penjara seumur hidup dan denda maksimal Rp 10 miliar.