Makam Diktator Italia Benito Mussolini Jadi Objek Wisata

Makam Benito Mussolini. Foto Daily Mail
Makam Benito Mussolini. Foto Daily Mail

Milan, Sayangi.com- Kawasan Predappio di Italia telah menjadi pusat wisata bagi turis yang ingin belanja memorabilia para diktator seperti Hitler dan Mussolini. Kawasan Predappio di Italia telah menjadi pusat wisata bagi turis yang ingin belanja memorabilia para diktator seperti Hitler dan Mussolini.

Kawasan Predappio secara mengejutkan sekarang telah menjadi pusat bagi turis yang ingin wisata makam dan membeli cinderamata para pemimpin diktator Italia. Disebutkan Setiap Minggu atau hari libur, area Predappio yang terdapat kuburan mantan diktator Benito Mussolini, ramai dikunjungi wisatawan.

Tidak sedikit turis mancanegara rela menempuh perjalanan jauh untuk sampai ke Predappio. Kota ini terletak 96 kilometer dari timur Florence, Italia. Kuburan Mussolini berada di ruang bawah tanah di kawasan pemakaman Predappio.

Ruang bawah tanah itu dibuka setiap tiga tahun sekali, yakni pertama untuk memperingati ulang tahun Adolf Hitler 29 Juli 1883 sahabat Mussolini. Kedua dibuka saat ulang tahun Mussolini pada 28 April 1945 dan peringatan hari saat kota Roma dikuasai Mussolini pada 1922.

Sekarang ini, banyak permintaan agar ruang bawah tanah tempat Mussolini dimakamkan itu dibuka sepanjang tahun yang juga agar bisa meningkatkan perdagangan. Turis dari Inggris adalah konsumen terbesar kami setelah Italia dan Prancis. Mereka ke sini karena di sinilah tempat Mussolini dikebumikan,” kata salah seorang penjaga toko.

Kuburan Mussolini berada di ruang bawah tanah di kawasan pemakaman Predappio. Ruang bawah tanah itu dibuka setiap tiga tahun sekali, yakni pertama untuk memperingati ulang tahun Adolf Hitler 29 Juli 1883 sahabat Mussolini.Pembukaan  kedua dibuka saat ulang tahun Mussolini pada 28 April 1945 . Dan pembukaan ketika saat peringatan hari ulNGThun kota Roma yang dikuasai Mussolini pada 1922.

Pierluigi Pompignoli, pemilik toko cindera mata paling terkenal di Predappio menggambarkan produk-produk sayap kanan buatannya adalah barang antik yang langsung diproduksi sendiri. Sekarang ini, banyak permintaan agar ruang bawah tanah tempat Mussolini dimakamkan itu dibuka sepanjang tahun yang juga agar bisa meningkatkan perdagangan,ujarnya.

“Mungkin aneh bagi kita semua melihat barang-barang antik ini. Namun kami tidak sedang melakukan sesuatu yang salah,” kata Pompignoli.

Pedagang Pompignoli berharap ruang bawah tanah tempat jasad Mussolini dibaringkan bisa terus dibuka sepanjang tahun karena hal itu bisa mendorong perputaran roda bisnisnya. Keinginan Pompignoli itu sejalan dengan harapan Roberto Canali, Walikota Predappio, yang baru terpilih Mei 2019 lalu.

Canali,mengakui  dia bukan pendukung diktator Mussolini, namun dia mendukung pembukaan sepanjang tahun ruang bawah tanam tempat makam Mussolini. Dia memproyeksikan ruang bawah tanah makam Mussolini bisa mendatangkan sekitar 100 ribu wisatawan ke kotanya per tahun. Itu artinua pemasukan kas akan bertambah senilai lebih dari satu juta euro atau setara Rp 15 miliar.

Saya rasa ini bukan untuk mendorong lebih banyak fasisme. Wajar saja orang datang ke sini karena rasa keingin tahuannya. Kami ingin menarik turis yang baik,” ujar walikota Predappio,Roberto Canali.