Jaringan Narkoba Internasional Ditangkap di Pondok Indah, 10 Kg Sabu Disita

Jakarta, Sayangi.com – Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya meringkus pelaku peredaran narkoba jaringan Malaysia – Jakarta. Dalam kasus ini, polisi menangkap tujuh tersangka dan menyita 10 kilogram sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan kasus peredaran narkoba merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya. Penyidik telah memantau pergerakan sindikat ini selama satu setengah bulan.

“Jadi awalnya kami mengidentifikasi akan masuk narkotika ke Indonesia. Mereka masuk melalui jalur laut,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/8).

Argo menjelaskan, mulanya pihaknya mengendus keberadaan dua tersangka, Wildan dan Hendra yang membawa 10 Kg sabu. Keberadaan mereka diketahui saat berangkat ke Jakarta dari Tanjung Pinang.

“Jadi satu orang membawa 5 Kg sabu yang ditaruh di ransel. Tiba di pelabuhan Jakarta, pelaku dijemput oleh Nando dan Bucek pakai mobil,” katanya.

Usai dijemput, sambung Argo, mereka pergi ke kawasan Niaga Hijau, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Di sana, mereka bertemu tiga tersangka di pinggir jalan.

“Tersangka Bibir mengambil barang bukti 2 Kg sabu, Pian membawa 3 Kg sabu dan Jono 2 Kg sabu. Sisanya 3 Kg dipegang oleh empat tersangka ini,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Malaysia untuk terus memberantas sindikat narkoba jaringan internasional. Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak Direktorat 4 Narkoba Bareskrim Polri.

“Untuk barang bukti sabu kali ini, rencananya merekaakan mengedarkan di Jakarta,” kata Dony.

Akibat perbuatannya, tujuh orang ini dikenakan Pasal 112 dan Pasal 114 tentang narkotika dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 20 tahun atau seumur hidup.