Presiden Jokowi dan Mahathir Sholat Jumat di Putrajaya

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (ketiga kiri) dan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad (keempat kiri) berjalan bersama ke arah Masjid Putra Putrajaya, Malaysia, Jumat (9/8/2019) untuk melakukan shalat Jumat bersama.

Kuala Lumpur, Sayangi.com – Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad sholat jumat bersama di Masjid Putra Putrajaya, Jumat (9/8).

Masjid Putra merupakan masjid jamek terbesar yang berada di wilayah Putrajaya dan berlokasi di samping Kantor Perdana Menteri Malaysia.

Jokowi berangkat bersama dari kediaman Mahathir di Seri Perdana dengan mengendarai mobil nasional Proton yang disopiri Mahathir dan tiba di Masjid Putra sekitar pukul 13.40 waktu setempat.

Dalam rombongan iring-iringan itu Jokowi mendampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajdir Effendy dan sejumlah pejabat dari Jakarta.

Usai sholat jumat rombongan Jokowi dan Mahathir mendapat sambutan dari jamaah dengan berebut jabat tangan dan mengabadikan Mahathir maupun Jokowi melalui handphone.

Setelah itu rombongan Jokowi menuju komplek Bangunan Bunga Raya Bandara KLIA untuk melanjutkan perjalananan ke Singapura sedangkan mobil Mahathir memisahkan diri untuk kembali ke Kantor Perdana Menteri di Putrajaya.

Pukul 15.00 rombongan Jokowi menuju Bandara Changi Singapura memenuhi undangan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong guna menghadiri Parade Hari Kebangsaan Nasional Singapura pada hari yang sama.

Acara itu juga dihadiri Mahathir Mohamad dan Sultan Brunei Darussalam Sultan Hasanal Bolkiah.

Sebelum ke Seri Perdana, Jokowi juga menaiki mobil yang dikemudikan Mahathir dari Kantor Perdana Menteri setelah melakukan pertemuan bilateral terbatas.

Hingga jadwal penerbangan ke Singapura baik Jokowi maupun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi belum menyampaikan hasil pertemuan.

Marsudi dalam jumpa pers Kamis malam mengatakan hasil pertemuan bilateral dengan Mahathir Mohamad akan disampaikan dalam penerbangan namun dia menggarisbawahi fokus pertemuan sekitar pendidikan anak-anak TKI dan permasalahan kelapa sawit. Demikian dilaporkan kantor berita Antara.