Kematian Anggota Paskibraka di Tangsel, Polisi Akan Periksa Sejumlah Saksi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Penyidik Polda Metro Jaya terus mendalami penyebab kematian anggota Paskibraka asal Tangerang Selatan, Aurellia Qurratuaini. Dalam kasus ini, Polda Metro berkoordinasi dengan pihak Polres Tangerang Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan menelusuri dari awal korban masuk Paskibraka. Termasuk apa saja yang dilakukan korban selama pelatihan Paskibraka.

“Semuanya kita tanyakan ke saksi-saksi yang ada di sana. Kita masih dalam taraf pemeriksaan saksi,” ujar Argo Yuwono di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/8).

Hingga saat ini, kata Argo, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi. Selanjutnya, polisi juga berencana memeriksa pelatih paskibra dan juga panitia-panitia yang terlibat.

“Kita juga akan mintakan keterangan, siapa yang latih ada di sana, panitia siapa saja di sana. Kita tanyakan yang dia ketahui mendengar ataupun melihat di sana,” jelasnya.

Seperti diketahui, anggota Paskibraka asal Tangerang Selatan, Aurellia Qurratuaini meninggal dunia, Kamis (1/8). Aurellia meninggal usai mengikuti latihan Paskibraka.

Siswi SMA Islam Al Azhar BSD menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya di Taman Royal 2, Cipondoh, Tangerang. Pihak keluarga sendiri menilai l, ada kejanggalan penyebab Aurel yang tiba-tiba terjatuh lemas hingga meninggal.

Masih menurut pihak keluarga, beberapa waktu belakangan kondisi fisik Aurellia tidak menentu, akibat tempaan saat mengikuti latihan Paskibraka. Kelelahan fisik serta tugas khusus dari seniornya diduga menimbulkan beban psikologis bagi korban.