Saingi Android Huawei Luncurkan Sistem Operasi

Logo Pabrikan Telekomunikasi China Huawei.Foto You Tube
Logo Pabrikan Telekomunikasi China Huawei.Foto You Tube

Beijing,Sayangi.com-Perusahaan telekomunikasi raksasa asal China, Huawei meluncurkan sistem operasi mereka sendiri. Pembuatan sistem operasi Huawei dilakukan setelah larangan AS.Sistem operasi ini menjadi perangkat lunak yang dinantikan ditengah upaya Huawei untuk bertahan dari tekanan AS.

Putusan itu merupakan langkah preventif yang mereka ambil jika tidak lagi dapat menggunakan sistem operasi Android karena ketegangan antara Amerika Serikat-China. Kepala bisnis Huawei Richard Yu menggelar peluncuran sistem operasi yang disebut HarmonyOS atau HongMeng dalam bahasa Cina di kota Dongguan.

Yu berujar Ini sistem operasi berorientasi masa depan yang akan lebih mulus dan aman,” ujar Yu,. Pihak Huawei mengatakan versi pertama sistem operasi Harmony akan diluncurkan pada tahun ini. Sistim operasi Huwai akan dimasukkan ke dalam produk layar pintar sebelum nantinya akan disebar keseluruh perangkat pintar lainnya.Yu melanjutkan Jika Anda bertanya kapan kami akan menggunakannya di telepon pintar, kami dapat melakukannya kapan pun.

AS telah menekan negara-negara Barat untuk tidak mengikutsertakan Huawei dalam proyek pembangunan jaring 5G. Alasannya karena perangkat-perangkat Huawei digunakan pemerintah Cina untuk memata-matai warga negara lain.

Ketegangan tersebut bermula ketika Washington menuduh China membiarkan pencurian kekayaan intelektual dan memaksa perusahaan AS untuk membagikan teknologi ke perusahan China.

AS ingin China mengubah praktek perdagangan mereka. China membantah melakukan praktik semacam itu dan enggan mengubah hukum mereka. Kedua negara pun akhirnya meningkat tarif impor lawan mereka masing-masing

Dalam turnya di Eropa awal tahun ini Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memberitahu Polandia, Hungaria dan Inggris serta beberapa negara lainnya tentang bahayanya teknologi perusahaan China Huawei. AS mengancam akan membatasi kerja sama intelijen dengan negara-negara jika mereka menggunakan Huawei dalam proyek 5G.

Pada Mei lalu, perusahaan induk Google yakni Alphabet menangguhkan beberapa bisnis dengan Huawei. Langkah tersebut dilakukan setelah pemerintahan Donald Trump memasukan perusahaan asal China itu ke dalam daftar yang tidak boleh berkerja sama dengan perusahaan AS.

Penangguhan tersebut akan membuat bisnis telpon pintar Huawei di luar China tersandera. Sebab raksasa teknologi itu akan kehilangan akses untuk memperbaharui sistem operasi Android milik Google.

Versi terbaru telpon pintar Huawei yang menggunakan Android juga tidak dapat mengakses layanan-layanan populer dari perusahaan Silicon Valley itu, termasuk Google Play Store, Gmail, dan Youtube.

sumber : Reuters