Polisi Akan Kaji Pencabutan Laporan Anthony Hillenaar Terhadap Kriss Hatta

Polisi memperlihatkan Kriss Hatta di Mapolda Metro Jaya, 24/7/2019). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih mengkaji pencabutan laporan Anthony Hillenaar kepada Kriss Hatta. Seperti diketahui, Antony melaporkan Kriss lantaran dugaan penganiayaan.

“Pengajuan pencabutan laporan masih dievaluasi penyidik,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Selasa (13/8).

Hingga saat ini, lanjut Argo, Kriss masih ditahan di Rutan Mapolda Metro Jaya. Pasalnya, kasus Kriss merupakan delik kriminal murni.

“Kasus yang dilaporkan itu delik murni dan proses hukum terhadap tersangka tetap berjalan walaupun korban sudah memaafkan tersangka,” katanya.

Kendati demikian, kata Argo, pencabutan laporan tersebut akan jadi pertimbangan. “Pengajuan pencabutan laporan itu juga menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan di sidang,” imbuhnya.

Lebih jauh Argo menjelaskan, apabila Kriss Hatta ingin keluar dari Rutan, iq dapat mengirimkan permohonan penangguhan penahanan. Kendati demikian, permohonan penangguhan penahanan akan kembali dikaji penyidik.

“Tapi tetap harus (penangguhan penahanan) dikaji penyidik permohonannya,” jelasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Kriss ditangkap lantaran kasus dugaan penganiayaan. Kriss ditangkap di rumah kos temannya di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (24/7) pagi.

Kasus ini bermula dari laporan korban bernama Antony tanggal 6 April 2019 lalu. Korban mengaku telah dianiaya di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Gatot Subroto.

“Awalnya teman korban cekcok dengan pelaku. Lalu korban datang dan berusaha untuk melerai, namun justru dipukul pelaku,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/7).