Demi Cintanya Pada Napi, Wanita India Nekat Terobos Jeruji Besi

Demi Cinta Wanita India Nekat Terobos Penjara Tihar. Foto National Herald
Demi Cinta Wanita India Nekat Terobos Penjara Tihar. Foto National Herald

New Delhi,Sayangi.com- Keras dan rapatnya jeruji besi penjara agaknya tak bisa menghalangi cinta. Termasuk bila harus menggunakan jalan berbahaya yang bisa berujung masuk penjara.

News18 melaporkan seorang wanita nekat menerobos keamanan ketat penjara Penjara Tihar demi untuk kencan dengan pujaan hatinya.Ia menyamar sebagai pekerja Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) demi menemui kekasih yang menjalani hukuman seumur hidup.

Pemeriksaan awal polisi menyebutkan aksi itu didalangi Hermant Garg, pacar di wanita. Kasus ini membuat geger. Soalnya penjara itu memiliki tingkat keamanan paling ketat di Asia Selatan.

Direktur Jenderal Penjara, Sandeep Goyal, langsung membentuk komite penyelidikan kasus itu dengan dipimpin Wakil Inspektur Jenderal (Penjara), Rajesh Chopra.

Termasuk memeriksa ‘hubungan persahabatan’ antara wanita itu dengan Kepala Bagian Penjara No. 2, Ram Mehar. Petugas akan mencari tahu cara wanita asal Delhi itu bisa menerobos penjara dengan penjagaan keamanan yang sangat ketat.

Hasil sementara penyelidikan menunjukkan Hermant Garg yang harus bertanggung jawab atas kasus ini. Pria warga Uttam Nagar ini dalam dua tahun terakhir bekerja sebagai operator komputer di kantor Inspektur Penjara No. 2.

Sebuah sumber menyebutkan Ram Mehar percaya penuh pada Garg hingga napi itu menggunakan komputer kantor untuk kepentingan pribadi.

Sumber di Direktorat Jenderal Penjara menunjukkan bahwa tim investigasi juga mencoba mencari tahu ada tidaknya informasi rahasia tentang penjara yang bocor lewat komputer Meher yang dipakai Garg.

Chhota Rajan, seorang terpidana kriminal, Mohammad Shahabuddin yang mantan anggota parlemen. Di penjara 2 ini juga didiami Neeraj Bawana, gangster yang ditakuti dari Delhi, juga berada di sel penjara No. 2.

Direktur Jenderal Penjara, Sandeep Goyal, kepada IANS menuturkan ,ini adalah kasus kelalaian yang serius. Setelah komite investigasi menyerahkan laporannya, akan jelas siapa yang bertanggung jawab atas kelalaian ini,” ujarnya.

Tindakan tegas akan diambil terhadap orang yang terlibat. Supaya kedepan tidak ada yang berani menerobos keamanannya,” ujar Goyal.

sumber :  Indo-Asian News Service (IANS)