Tak Hiraukan AS,Gibraltar Bebaskan Tanker Iran Grace 1

Kapal Tanker Iran Grace 1 yang disita marinir Inggris di teluk Gibraltar. Foto Daily Mail
Kapal Tanker Iran Grace 1 yang disita marinir Inggris di teluk Gibraltar. Foto Daily Mail

Gibraltar,Sayangi.com- Kapaltanker Iran, Grace 1 tampak di perairan Gibraltar. Kawasan ini berada di teritori Inggris di dekat Spanyol. Otoritas Gibraltar hari Kamis (15/8) mengizinkan sebuah super-tanker Iran yang ditahan untuk meninggalkan teritori Inggris.

Tanker tersebut dibebaskan setelah ada upaya dimana saat-saat terakhir Amerika bakal menyita kapal tersebut.Pembebasan ini kemungkinan akan mengurangi ketegangan antara London dan Teheran. Wlaupun sementara ini sebuah tanker berbendera Inggris masih ditahan di Iran.

Pembebasan kapal Grace 1 datang setelah terjadi di tengah-tengah konfrontasi semakin besar antara Teheran dan pihak Barat seputar program nuklirnya. Dalam minggu-minggu terakhir, kawasan Teluk Persia telah menyaksikan enam serangan terhadap tanker-tanker minyak.

Grace 1 dimuati dengan 2,1 juta barel minyak mentah Iran. Tanker ini telah disita bulan lalu dalam sebuah operasi AL Kerajaan Inggris di lepas pantai Gibraltar. Kapal itu dicurigai melanggar sanksi Uni Eropa terhadap Suriah, yang tujuannya adalah penyulingan Banyas, demikian menurut penguasa di Gibraltar. Teheran menyebut penyitaan itu sebagai tindak pembajakan.

Tidak lama setelah penahanan Grace 1, Iran menyita tanker minyak berbendera Inggris, Stena Impero, yang sampai kini masih ditahan di Iran. Analis mengatakan pembebasan Grace 1 oleh Gibraltar memungkinkan Stena Impero juga dibebaskan.

Ketegangan telah meningkat di Teluk Persia sejak Trump secara unilateral menarik Amerika dari persetujuan nuklir dengan Iran setahun yang lalu. Keputusan itu menghentikan transaksi bisnis bernilai milyaran dolar, dan sebagian besar adalah penjualan minyak mentah Iran di pasar internasional. Keputusan Trump tersebut menyebabkan mata uang Iran mengalami depresiasi yang tajam.

Harian ‘The Gibraltar Chronicle’ melaporkan, tidak ada permohonan dari Amerika di pengadilan Gibraltar ketika sidang untuk kapal Grace 1 dilanjutkan pada Kamis siang, mengutip hakim kepala Anthony Dudley. Hal itu memungkinkan kapal itu untuk dibebaskan.

Ini merupakan perubahan dari sidang dengar di pagi hari, dimana Gibraltar mengatakan, Kejaksaan Agung Amerika berusaha menyita kapal itu berdasarkan sejumlah tuduhan.

Dan Washington menuduh Iran sebagai pelakunya. Selain itu di wilayah ini terjadi penembakan jatuh sebuah pesawat tak berawak Amerika oleh militer Iran. Namun Iran membantah melakukan serangan terhadap kapal-kapal tanker itu, meskipun pihaknya telah menyita tanker-tanker lain.

Harian ‘The Gibraltar Chronicle’ melaporkan, tidak ada permohonan dari Amerika di pengadilan Gibraltar ketika sidang untuk kapal Grace 1 dilanjutkan pada Kamis siang, mengutip hakim kepala Anthony Dudley. Hal itu memungkinkan kapal itu untuk dibebaskan. Kepada Gibraltar Chronicle Dudley,menyatakan jika tidak ada langkah Amerika Serikat itu, kapal itu sudah diperbolehkan berlayar.

Ini merupakan perubahan dari sidang dengar di pagi hari, dimana Gibraltar mengatakan, Kejaksaan Agung Amerika berusaha menyita kapal itu berdasarkan sejumlah tuduhan.Dudley,menambahkan  jika tidak ada langkah Amerika Serikat itu, kapal itu sudah diperbolehkan berlayar, demikian dilaporkan The Gibraltar Chronicle.

sumber: AFP dan IRNA