Insiden Terbakarnya Anggota Polri di Cianjur, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal mengatakan, pihaknya telah menetapkan satu tersangka dalam kasus insiden terbakarnya empat anggota Polri di Cianjur, Jawa Barat.

Tersangka berinisial RS merupakan salah seorang oknum mahasiswa yang ikut berunjuk rasa di depan kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8).

“Kami menetapkan RS sebagai tersangka. Yang bersangkutan adalah oknum mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Cianjur,” ujar Iqbal di Mabes Polri, Jumat (16/8).

Iqbal menjelaskan, atas pengorbanan para anggota Polri, Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian akan menaikkan pangkat keempat anggota Polri yang jadi korban pembakaran. Mereka adalah Ipda Erwin Yuda, lalu Briptu Fransiskus Mari Simbolon dan Briptu Muhammad Budi.

“Begitu juga Briptu Indaryanto juga dinaikkan pangkatnya. Hari ini semua dinaikkkan pangkat satu tingkat lebih tinggi, karena tugas-tugasnya,” katanya.

Iqbal menerangkan, seluruh anggota Polri yang mengalami luka bakar sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit. Hingga saat ini, kondisi Ipda Erwin Yuda yang paling parah, karena mengalami luka bakar hingga 80 persen.

“Bayangkan saja yang bersangkutan punya niat baik ingin memadamkan bakaran ban. Kemudian ada melempar bensin sehingga mengenai dirinya,” terangnya.

Sebelumnya, sejumlah anggota Polri mengalami insiden terbakar ketika menjaga aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Cianjur, Kamis (15/8). Diduga anggota Polri tersebut terkena sambaran bensin yang dilemparkan salah seorang peserta aksi unjuk rasa.