Gagal Mempertahankan Peso Menkeu Argentina Mundur

Nicolas Dujovne Menteri Keuangan Argentina. Foto BBC
Nicolas Dujovne Menteri Keuangan Argentina. Foto BBC

Buenos Aires, Sayangi.com- Keuangan (Menkeu) Argentina Nicolas Dujovne mengundurkan diri dari jabatannya pada Sabtu (17/8) waktu setempat. Pengunduran diri Dujovne pada akhir minggu lalu, setelah peso dan obligasi pemerintah Argentina jatuh ke rekor terendah.

Argentina mengalami kekacauan pasar yang terjadi setelah kekalahan Presiden Mauricio Macri dalam pemungutan suara pendahuluan. Standar & Poor’s menjatuhkan peringkat Argentina satu tingkat dari B menjadi B-.

Hasil pemilu Argentina memberikan aliansi oposisi Front of All yang dipimpin Alberto Fernandez unggul lebih dari 47% suara. Sementara itu, koalisi petahana yang dipimpin Presiden Mauricio Macri hanya memperoleh 32% suara.

Sewaktu menjabat Dujovne, telah memimpin negosiasi bailout antara Argentina dan Dana Moneter Internasional tahun lalu. Ia membenarkan pengunduran dirinya dengan mengatakan pemerintah membutuhkan pembaruan signifikan di bidang ekonomi menyusul kekalahan Macri terhadap Alberto Fernandez yang berhaluan kiri pada 10 Agustus 2019.

Dalam surat penggunduran dirinya kepada presiden, ia menuliskan
Kami telah membuat kesalahan. Tanpa keraguan, kami tidak pernah ragu untuk menyadari hal itu dan melakukan segala yang memungkinkan untuk memperbaikinya.Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk melayani di pemerintahan Anda.

Pengganti Dujovneang adalah Hernan Lacunza (50 tahun) yang sebelumnya menjabat Menteri Ekonomi untuk Provinsi Buenos Aires.  LAcunta menempati poisis ini sejak  Desember 2015. Provinsi Buenos Aires adalah wilayah yang terbesar di negara Argentina dengan lebih dari 16 juta penduduk. Dia merupakan manajer umum dan kepala ekonom di bank sentral antara 2005 dan 2010, setelah itu ia mendirikan Empiria, sebuah perusahaan konsuler ekonomi.

Sebagai menkeu Argentina yang baru, Lacunza dihadapkan pada  inflasi. Negeri Tango saat ini diprediksi akan meningkatkan harga barang-barang impor ditengahnya anjloknya nilai Peso. Saat ini pengangguran di Argentina pun mencapai angka dua digit.

sumber:BBC