Giuseppe Conte Umumkan Mundur Sebagai PM Italia

PM Italia Giuseppe Conte. Foto Getty Image
PM Italia Giuseppe Conte. Foto Getty Image

Roma,Sayangi.com- Perdana Menteri (PM) Italia Giuseppe Conte pada hari Selasa mengumumkan keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Conte akan mengakhiri karir di pemerintahan selama 14 bulan akibat tekanan politik.

Conte menjabat sebagai Perdana Menteri pada Juni 2018. Ia menduudki kursi PM setelah Partai Lega dan Gerakan Bintang Lima mencapai kesepakatan koalisi.

Di saat bersamaan, Conte juga melayangkan kritik tajam kepada Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Salvini. Conte menyebut Matteo melangkahi koalisi yang berkuasa dan membahayakan ekonomi negara demi keuntungan pribadi dan politiknya.

“(Salvini) telah menunjukkan bahwa dia mengikuti kepentingannya sendiri dan kepentingan partainya. Keputusannya menimbulkan risiko serius bagi negara ini,” kata Conte di hadapan para senat di gedung Parlemen, Roma, Italia,

“Saya akan mendengarkan dengan penuh perhatian semua pidato hari ini, tetapi saya bermaksud untuk menyelesaikan transisi politik ini,” kata Conte kepada Senat, seperti dikutip Sputniknews.

Dia menambahkan bahwa setelah sesi parlemen dia akan menuju ke kediaman presiden, di mana dia akan menyampaikan secara resmi pengunduran dirinya kepada Presiden Sergio Mattarella .

Pada awal bulan ini, Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini mengaku telah memberi tahu perdana menteri bahwa pemilihan umum (pemilu) cepat diperlukan karena parlemen tidak lagi memiliki mayoritas suara untuk mendukung pemerintah.

Pengumuman Salvini tentang pemilu cepat muncul setelah pemungutan suara Senat tentang pembangunan kereta api berkecepatan tinggi untuk rute Turin-Lyon. Deputi dari Lega memberikan suara untuk proyek infrastruktur utama itu bersama dengan perwakilan oposisi dan menolak resolusi negatif.

Mengacu pada¬† konstitusi Italia, hak untuk membubarkan parlemen dan mengadakan pemilu baru adalah hak Presiden Republik Italia, Sergio Mattarella. Italia belum pernah mengadakan pemilihan di musim gugur sejak Perang Dunia II. Sebab bulan-bulan di akhir tahun biasanya digunakan untuk menyusun anggaran–momen penting bagi Italia yang menjadi negara dengan utang terbesar di dunia.