Pramugari Korea Akui Bedah Plastik Jalan Pintas Cari Kerja

Foto Flickr
Foto Flickr

Jakarta, Sayangi.com- Pencari kerja di Korea Selatan berada di tingkatan yang berbeda dalam mencari kerja. Jika di Indonesia calon pekerja lebih dilihat dari latar belakang pendidikan dan pengalaman, tidak dengan Korea Selatan yang lebih mengutamakan penampilan.

Menurut riset penelitian ‘Perceived Entitlement Causes Discrimination Against Attractive Job Candidates in the Domain of Relatively Less Desirable Jobs‘ yang dipublikasi oleh the American Psychological Association pada 2017, mengakui orang berparas cantik atau tampan cenderung mudah mendapat pekerjaan yang punya kesan keren.

Akibat kompetisi ketat, banyak calon pramugari beralih ke operasi plastik sebagai jalan pintas untuk meningkatkan peluang mereka dalam mendapatkan pekerjaan.

Beberapa klinik bedah plastik di Korea Selatan bahkan membuat paket khusus untuk calon pramugari, seperti meniruskan dan membentuk wajah V-line. Beberapa klinik membuat paket  meratakan bentuk dahi, memancungkan hidung, operasi kelopak dan melebarkan mata, membuat kulit lebih halus.

Dan saat ini yang sedang trend adalah  mengangkat garis mulut agar selalu terlihat seperti sedang tersenyum. Dana yang dilekuarkan untuk biaya operasi plastik di brandol mulai $ 2.000 hingga $ 4.000.

Dilansir dari Chicago Tribune, pada 1993 pramugari United melaporkan bahwa mereka berpuasa, dan mengambil obat pencahar untuk menjaga penampilan serta pekerjaannya. Jika anggota kru penerbangan memiliki berat lebih dari 4 kilo di atas angka maksimum, mereka akan menerima 10 hari cuti yang tidak dibayar.

Setelah mencuatnya kasus tersebut, peraturan semacam itu langsung dilarang di banyak dunia. Pada 2015, maskapai penerbangan terkemuka Korea di Korea Selatan seperti Asiana Airlines dan Korean Air ikut menurunkan syarat ketentuan tinggi badan dan persyaratan bahasa untuk calon pramugari.