Australia Bakal Kirim Armada Pengintai ke Teluk Persia

Perdana Menteri Scoot Morrison. Foto NBC News
Perdana Menteri Scoot Morrison. Foto NBC News

Canberra,Sayangi.com- Menhan AS Mark Esper Menlu AS Mike Pompeo saat berkunjung ke Sydney pada bulan ini telah mendesak Australia agar bergabung di Selat Hormuz. Selat Hormuz, sebuah jalur pelayaran paling penting di dunia ini diklaim Amerika telah diganggu tindakan Iran.

Australia mengambil kebijana akan mengirim kapal perang dan pesawat pengintai ke Teluk Persia. Negara Australia selama beberapa minggu ini telah mempertimbangkan apakah akan bergabung dalam usaha militer yang dipimpin Amerika, yang juga termasuk Inggris dan Bahrain.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah pasukan Inggris membantu penguasa di Gibraltar menyita sebuah tanker Iran. Kapal ini diduga mengangkut minyak untuk Suriah, sebuah pelanggaran atas sanksi Uni Eropa. Tak tinggal diam Iranpun membalas dengan menyita sebuah kapal Inggris di Teluk Persia.

Pemerintah Australia telah memutuskan untuk mengirim kapal perang, pesawat pengintai, dan personil militer bergabung dalam misi yang dipimpin Amerika itu. Kapal fregat atau pergata dijadwalkan tiba bulan Januari. Para pejabat yakin gangguan terhadap jalur minyak di Selat Hormuz itu merupakan “ancaman potensial” terhadap perekonomian Australia.

Tiga puluh persen impor minyak Australia diangkut lewat rute pelayaran utama yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. PM Scott Morrison mengatakan, penting bahwa tanker-tanker minyak itu bisa berlayar secara bebas melewati jalur laut yang sempit

Keputusan kami didasarkan pada kepentingan nasional kami, dan hanya berdasarkan kepentingan nasional kami. Kami mempertimbangkan kepentingan Australia dalam hal ini, komitmen pada isu-isu seperti kebebasan navigasi, pelayaran.

Saya menimbang rincian yang akurat seberapa besar pasokan minyak kami berasal dari jalur ini, dan jelas ada kepentingan kami di sini,” kata Morrison. Australia menegaskan, perannya adalah untuk menurunkan ketegangan yang meningkat di kawasan

Saat ini PM Morrison berada di Perancis untuk pertemuan G7. Di Forum ini keterlibatan Australia di Selat Hormuz akan dibahas dengan pemimpin-pemimpin dunia lainnya.

sumber: VOA News