12 Pelaku Peredaran Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, 18 Kg Sabu Disita

Jakarta, Sayangi.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus 12 pelaku pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi jaringan Malaysia – Pekanbaru – Jakarta. Dalam kasus ini, polisi menyita total 18 kilogram sabu dan 4.132 butir ekstasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, para tersangka ditangkap dalam rentang waktu dua bulan, mulai Juli hingga September 2019. Para tersangka yang ditangkap adalah HW, F, S, RA, E, AY, HW, HP, I, RY, YP dan TWS.

“Berawal dari laporan masuk ke polisi ada seseorang yang jadi bos, dia kendalikan beberapa agennnya. Dia punya agen yang bisa edarkan narkotika itu,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/9).

Kedua belas tersangka, sambung Argo, ditangkap dalam tujuh penggerebekan. Mereka berniat mengedarkan barang haram tersebut di sejumlah wilayah di Ibu Kota.

Pertama, polisi menangkap tersangka HW, F dan S di Apartemen Teluk Intan, Jakarta Utara pada tanggal 31 Juli 2019. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti berupa empat kilogram sabu.

“Selanjutnya pada tanggal 6 Agustus, kita juga mendapatkan lagi pengedar berinisial RA di apartemen di Cipulir, Jakarta Selatan. Setelah digeledah, kita menemukan satu kilogram sabu yang disimpan di dalam lemari,” terangnya.

Argo menjelaskan, pada 7 Agustus pihaknya kembali meringkus dua tersangka di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Mereka berinisial HP dan BY alias L.

“Barang buktinya 3,36 kilogram sabu dan bahan baku ekstasi yang disimpan di dalam kardus,” katanya.

Setelah itu, kata Argo, pihaknya kembali melakukan pengembangan. Dari pengembangan tersebut polisi kembali menangkap dua tersangka berinisial E dan AY di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

“Kedua tersangka kita amankan pada 8 Agustus ketika mau mengambil barang. Mereka ditangkap di SPBU di Serpong Utara dengan barang bukti 1 kilogram sabu,” ucapnya.

Kemudian, pada 7 September 2019, polisi meringkus tersangka HW disebuah mini market di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Dari tangan HW, polisi menyita enam plastik sabu seberat 585 gram dan delapan plastik klip berisi 835 butir ekstasi.

Kemudian, lanjut Argo, polisi kembali meringkus tersangka RY dan YP ditangkap di Rawa Bebek, Jakarta Utara dengan barang bukti 10 gram sabu. Sedangkan, tersangka TWS ditangkap di Penjaringan, Jakarta Utara dengan barang bukti delapan kilogram sabu.

“Mereka tidak kenal satu dan lainnya. Ini jenis peredaran narkotika jenis putus artinya tidak saling kena, itu modus untuk mengelabui petugas,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.