Mengulik Resiko Terburuk Jika Brexit Tanpa Kesepakatan

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Foto Getty Image
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Foto Getty Image

London,Sayangi.com- Rencana pemerintah Inggris untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit) tanpa kesepakatan (no-deal) menanggung risiko risiko besar termasuk gangguan pasokan obat-obatan dan makanan segar yang dapat menimbulkan aksi protes dan kekacauan publik.

Sebuah dokumen pemerintah yang disebut “Operation Yellowhammer”, menguraikan skenario terburuk dari perpisahan Inggris dengan Uni Eropa (UE) tanpa kesepakatan. Kebijakan yang dibuat pemerintah Boris Johnson sekaligus sebagai dasar untuk membuat perencanaan itu kemrin bocor ke publik.

Dokumen tersebut menuliskan bahwa kesiapan publik dan pebisnis untuk kejadian tersebut kemungkinan akan rendah karena kekacauan politik yang berkelanjutan menjelang hari Brexit. Diperkirakan truk mungkin harus menunggu hingga dua setengah hari untuk menyeberangi Selat Inggris.

Sedangkan, warga Inggris yang berurusan dengan keimigrasian di pos perbatasan Uni Eropa akan meningkat dan memakan waktu lebih lama. Dan pasokan makanan segar jenis tertentu akan berkurang.

Ada risiko bahwa kepanikan belanja akan menyebabkan gangguan pasokan makanan. Sementara,wilayah Inggris di Gibraltar akan sangat terpengaruh karena pengenaan cek di perbatasannya dengan Spanyol.

Diperkirakan perselisihan juga bisa muncul di daerah penangkapan ikan karena kapal-kapal non-Inggris masih aktif di perairan Inggris, menurut Operation Yellowhammer. Peningkatan gangguan publik dan ketegangan masyarakat tak akan terhindarkan, menurut analisa tersebut.

Sementara itu, para legislator di parlemen mengeluarkan mosi untuk memaksa pemerintah Perdana Menteri Johnson untuk mempublikasikan dokumen tersebut.Juru bicara Brexit dari oposisi utama Partai Buruh Inggris menyebutkan dokumen tersebut mengonfirmasi “risiko besar” dari skenario Brexit yang tidak ada kesepakatan.

Jubir Keir Starmer menguraikan, hal terpenting saat ini adalah bahwa parlemen memiliki kesempatan untuk meneliti dokumen-dokumen ini dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menghentikan kesepakatan.

Sudah menjadi pola pemerintah Konservatif untuk mencoba dan menyangkal kenyataan dari Brexit tanpa kesepakatan, imbuh Starmer.

sumber: Aljazeera.com