Begini Kronologi Nenek Gendong Jenazah Cucu, Hingga Ditolong Polisi

Jakarta, Sayangi.com – Sebuah video nenek membawa jenazah anak kecil kembali viral di media sosial. Di video tersebut terlihat akhirnya ia ditolong oleh anggota kepolisian untuk membawa jenazah.

Belakangan diketahui bahwa nenek tersebut bernama Dian dan cucunya bernama Andi Saputra. Peristiwa memilukan itu terjadi di kawasan Rorotan, Jakarta Utara.

Dian menceritakan, ia membawa jenazah cucunya pada Selasa (17/9) sekira pukul 16.15 WIB. Saat membopong jenazah Andi, ia dihampiri oleh Aiptu Wayan.

Dijelaskannya, Andi meninggal tidak lama setelah dilahirkan pada jam 14.00 WIB. Awalnya Dian membawa jasad cucunya menggunakan sepeda motor, namun di tengah jalan sepeda motor tersebut mogok.

“Akhirnya dengan terpaksa saya jalan kaki kurang lebih 100 meter itu,” ujar Dian di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/9).

Ketika melewati pos polisi, Diah yang sedang membopong jenazah cucunya dilihat oleh Aiptu Wayan. Saat itu juga Wayan langsung meminta nenek itu masuk ke mobilnya guna diantar ke rumah duka.

“Setelah itu mendekati pos itu ada pihak kepolisian yang membantu menolong saya dalam keadaan panas terik di situ. Beliau menolong saya untuk mengantar saya sampai ke rumah di daerah Rorotan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Dian mengucapkan terima kasih kepada Wayan, yang dengan setulus hati menolongnya. Ia berharap Tuhan membalas semua budi baik Wayan.

“Nggak bisa diucapkan dengan kata-kata. Hanya Allah yang bisa membalas kebaikan dari pihak kepolisian semua ini,” katanya.

Di tempat yang sama, Wayan menuturkan pada saat dirinya sedang mengatur lalu lintas di kawasan eks Pasar Bebek, Marunda. Saat itu di lokasi sedang dalam keadaan macet, dirinya melihat ada seseorang yang mendorong sepeda motor jenis Yamaha Mio.

“Kami merasa curiga dan anak buah kami menghentikan. Setelah kami hentikan di pos, di sana ditanya sama anak buah kami. Kenapa kamu motor didorong? Saya kehabisan bensin pak. Kenapa dan darimana? Saudara saya meninggal,” paparnya.

Seketika itu Wayan merasa iba melihat Diah menggendong jenazah cucunya. Pihaknya langsung menawarkan untuk mengantarkan Diah dan jenazah cucunya.

“Akhirnya kami spontanitas mengantar ibu ini. Kita ajak dan kita antar sampai ke rumahnya. Sampai di rumahnya,” tandasnya.